Berita Viral

Kisah Miliarder Paling Hemat di Dunia, Punya Banyak Rumah dan Tabungan tapi Makan dari Tong Sampah

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi tong sampah dan sosok Heinz, miliarder yang hidup hemat, mengais makanan dari tong sampah.

Menariknya, ia memastikan untuk membeli properti di daerahnya, sehingga ia dapat menjangkau properti tersebut dengan sepeda jika memerlukan perbaikan.

Bukannya dia bersedia membayar seseorang untuk melakukannya ketika dia bisa melakukannya sendiri.

“Pengrajin mengenakan biaya Rp 929.638 untuk setiap setengah jam perbaikan,” kata Heinz B., seraya menambahkan bahwa sebagian besar rumahnya bahkan tidak disewakan karena harga sewanya tidak dapat menutupi biaya pemeliharaan properti.

Lagi pula, dia tidak membutuhkan uang tambahan.

Pensiunan insinyur kelistrikan ini mendapat uang pensiun bulanan sebesar Rp 60 juta serta uang pensiun lainnya sebesar Rp 2,6 juta, yang sebagian besar masuk ke rekening banknya, karena ia tidak punya apa-apa untuk dibelanjakan.

Selain 5 euro (sekitar Rp 84 ribu) yang mungkin ia habiskan untuk makan setiap bulan, pengeluarannya hanya mencakup koneksi internet untuk laptopnya.

Ponsel tidak mungkin digunakan, karena itu akan dikenakan biaya tambahan 10 euro (Rp 169 ribu).

Ilustrasi uang (hai.grid.id)

Heinz menghabiskan sebagian besar waktunya menimbun barang-barang yang dibuang orang lain, mengayuh sepedanya berkeliling Daarmstadt dalam pencarian barang-barang baru yang tiada henti.

Dia jarang menggunakan sebagian besar hasil pertaniannya, malah menukarnya dengan tetangganya, biasanya dengan imbalan makanan yang tidak mereka perlukan.

Heinz B rupanya tak memiliki keluarga dekat yang dapat berbagi kekayaannya yang cukup besar.

Karena itu ia pun tidak benar-benar tahu kepada siapa dia akan mewariskan kekayaannya ketika dia meninggal.

Ia punya beberapa sepupu jauh, tapi dia bilang mereka tidak mampu membayar pajak warisan, jadi dia mempertimbangkan untuk menyerahkan sebagian propertinya kepada penyewa.

Dikira Murah, Wanita Ini Kembalikan HP Curian, Ternyata Harga Rp 650 juta Milik Miliarder

Seorang wanita mengembalikan handphone curiannya lantaran mengira ponsel tersebut harganya murah dan dipakai orang lanjut usia.

Wanita tersebut mengambil ponsel tersebut di provinsi Jiangsu, Tiongkok.

Halaman
123