Anjuran Sesat Konsumsi Biskuit yang Gosong untuk Atasi Maag, Justru Bisa Memicu Terjadinya Kanker

Editor: Sinta Manila
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Makanan gosong mengandung akrilamida, zat yang diduga dapat meningkatkan risiko kanker.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sempat beredar pendapat bahwa memakan biskuit yang gosong dapat mengatasi atau meredakan sakit perut maag.

Entah darimana asal dari anjuran itu, bisa jadi karena arang dari makanan gosong tersebut dikira sama bermanfaatnya seperti karbon aktif.

Akan tetapi hal itu justru berefek buruk bagi tubuh.

Baca juga: Apa Yang Dimaksud Fermentasi Hasil Pangan? Seperti Apakah Contoh Makanan Fermentasi Itu?

Sebagian orang mungkin akan menghindari makan makanan gosong karena aroma hangus dan rasanya yang sedikit pahit.

Tapi, ada juga sebagian orang lagi justru suka mengonsumsi makanan sedikit gosong seperti hidangan bakar-bakaran atau biskuit yang terlalu lama berada di dalam oven.

Ada juga orang yang bahkan meyakini makanan gosong seperti biskuit punya manfaat bagi kesehatan.

Lalu, benarkan ada manfaat kesehatan mengonsumsi makanan gosong? Apa saja risiko atau efek makan makanan gosong? Berikut jawaban ahli. 

Baca juga: Mantan Model Tanah Air Ini Kini Kerja Jadi Kurir Pengantar Makanan, Sampai Pernah Dikejar Anjing

Efek konsumsi makanan gosong

Dokter penyakit dalam spesialis gastroenterologi dan hepatologi Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo,  Ari Fahrial Syam menyatakan, makanan gosong tidak ada manfaatnya untuk kesehatan.

Makanan gosong mengandung akrilamida, zat yang diduga dapat meningkatkan risiko kanker. (SHUTTERSTOCK/Bela Zamsha via Kompas.com)

Dokter yang juga akademisi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini justru menyebutkan, makanan yang dimasak sampai gosong seperti biskuit atau bebakaran memiliki efek buruk bagi pencernaan.

"Ini yang harus diketahui masyarakat, biskuit gosong bukan memiliki efek baik bagi pencernaan, justru sebaliknya bisa menyebabkan gangguan pencernaan," jelasnya saat dihubungi Kompas.com, Senin (4/2/2024) malam.

Ari menjelaskan, makanan gosong menimbulkan gangguan pencernaan karena makanan tersebut mengandung zat yang bersifat racun atau toksik. Zat tersebut salah satunya adalah akrilamida.

Baca juga: Wanita Spayol Menikah dengan Hologram, Gelar Pernikahan Aneh, Tamu Disuguhi Makanan Molekuler

Akrilamida adalah senyawa kimia yang terbentuk pada makanan selama diproses menggunakan suhu tinggi, seperti saat digoreng, dipanggang, atau dibakar.

"Ini (akrilamida) bisa membuat kerusakan sistem DNA kita yang pada akhirnya bisa menyebabkan kanker," ungkap Ari.

Dia menambahkan, orang yang terus-terusan makan makanan gosong akan memicu kanker pada saluran pencernaannya.

Halaman
12