Dari jumlah tersebut, ada sekitar 600 spesies ular berbisa. Kemudian, ada sekitar 200 atau tujuh persen yang mampu membunuh atau melukai manusia secara signifikan.
Gigitan ular berbisa mampu mengancam nyawa seseorang.
Cara mengatasi gigitan ular
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Habibie Arifianto menyampaikan, penanganan untuk gigitan ular tergantung pada jenis ularnya, apakah ular berbisa atau tidak.
"Ada basic rules (aturan dasar) terkait dengan cara mengobati gigitan ular," ujarnya kepada Kompas.com, Senin (8/5/2023).
Berikut ini adalah aturan dasar pertolongan pertama saat mengalami gigitan ular:
- Imobilisasikan atau kurangi pergerakan pada area yang terkena gigitan.
- Jangan diisap/disilet/diikat terlalu kencang.
- Apabila terkena mata, jangan digosok dan segera basuh dengan air mengalir.
- Segera ke pusat kesehatan terdekat untuk mendapatkan suntik antibisa ular atau antitetanus.
Penanganan ular berbisa dan tidak berbisa
Ketua Taman Belajar Ular Indonesia (TABU) Erwandi Elang Supriadi menjelaskan langkah-langkah pertolongan pertama saat mengalami gigitan ular berbisa dan tidak berbisa.
"Ada perbedaan penanganan saat mengalami gigitan ular berbisa dan tidak berbisa," ujarnya terpisah kepada Kompas.com, Senin.
Penanganan saat terkena gigitan ular tidak berbisa
- Letakkan posisi tangan di atas jantung agar luka tidak terjadi pendarahan.
- Bersihkan luka dengan air bersih atau menggunakan cairan desinfektan.
- Berikan betadine pada luka agar tidak menjadi infeksi.
- Tutup luka menggunakan kain kasa atau kapas untuk mencegah luka terinfeksi.
- Jika mengalami luka gigitan besar, segera bawa ke rumah sakit atau klinik agar luka bisa dijahit. Namun jika mengalami luka kecil, maka tidak perlu di jahit.
Erwandi juga mengungkapkan, apabila terjadi luka gigitan besar dan banyak darah yang mengalir, maka seseorang bisa menggunakan daun pisang.
"Caranya kunyah daun pisang tersebut sampai halus, lalu tempelkan ke luka, maka tidak sampai 5 menit darah akan berhenti," ungkapnya.
"Bisa menggunakan daun pisang apa saja, baik itu daun pisang tua ataupun muda," sambungnya.
Penanganan saat terkena gigitan ular berbisa:
Saat mengalami gigitan ular yang berbisa tinggi, maka biasanya luka tidak banyak mengeluarkan darah. Di sisi lain, seseorang akan merasakan panas pada tubuh dan di area luka tersebut.