1. Menciptakan Rasa Kepemilikan
Ketika semua warga sekolah terlibat dalam proses perumusan tujuan, mereka merasa memiliki program tersebut.
Rasa kepemilikan ini meningkatkan komitmen dan motivasi untuk bekerja keras dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
2. Meningkatkan Keberagaman Ide
Keterlibatan berbagai pihak memungkinkan adanya beragam ide dan perspektif yang dapat dipertimbangkan.
Hal ini meningkatkan peluang untuk menemukan solusi inovatif dan efektif terhadap masalah yang dihadapi.
3. Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas
Proses yang melibatkan semua warga sekolah meningkatkan transparansi dalam pengambilan keputusan.
Hal ini juga membantu meningkatkan akuntabilitas karena semua pihak merasa bertanggung jawab terhadap keberhasilan program yang telah disepakati bersama.
4. Meningkatkan Kolaborasi dan Kerjasama
Melibatkan semua warga sekolah dalam merumuskan tujuan program-program sekolah meningkatkan kolaborasi dan kerjasama.
Guru, siswa, orang tua, dan staf lainnya belajar bekerja bersama menuju tujuan yang sama, menciptakan lingkungan sekolah yang lebih harmonis dan produktif.
5. Memastikan Relevansi dan Keterjangkauan Tujuan
Dengan melibatkan semua pihak, tujuan yang dirumuskan lebih mungkin mencerminkan kebutuhan dan kondisi nyata sekolah.
Ini memastikan bahwa tujuan tersebut relevan dan dapat dicapai dengan sumber daya yang tersedia.
Semoga artikel ini membantu!
Selamat mengerjakan!
Cobalah kerjakan soal tersebut dengan jujur.
Dengan demikian, Anda bisa mengukur kecerdasan Anda
Sumber: Kemendikbud
(TribunNewsmaker.com/Dika Pradana)