TRIBUNNEWSMAKER.COM - Elektabilitas Andi Seto Gadhista masih rendah di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar 2024. Ini strategi partai Gerindra dan Nasdem untuk memenangkan jagoannya tersebut.
Terbaru, berdasarkan hasil survei dari Script Survei Indonesia (SSI) elektabilitas Andi Seto Gadhista diangka 3,17 persen.
Dalam hasilnya, elektabilitas tertinggi diraih oleh Munafri Arifuddin dengan angka 19,17.
Baca juga: Terjawab! Alasan Golkar Usung Mas Ipin-Syah di Pilkada Trenggalek, Klaim Elektabilitasnya Tinggi
Sementara posisi kedua ditempati oleh Indira Yusuf Ismail 18,67 persen.
Nama Seto berada di urutan ketiga, lalu disusul oleh Abdul Rahman Bando 2,67 persen.
Pada posisi ke lima ada nama Rusdin Abdullah, meski sudah menyatakan diri mundur dalam kontestasi, 2,33 persen koresponden memilih Rusdin Abdullah.
Selanjutnya Aliyah Mustika Ilham 0,67 persen, Irwan Adnan 0,50 persen, Sri Rahmi 0,33 persen, Azhar Arsyad 0,33 persen.
Ahmad Susanto 0,33 persen, Amri Arsyd 0,17 persen dan Undecided voters 51,33 persen.
Sementara suvei yang dikeluarkan oleh Charta Politika Indonesia, Munafti Arifuddin masih memimpin dengan 15,8 persen.
Disusul oleh Indira 15,3 persen Rusdin Abdullah 5,2 persen, sementara nama Seto berada di urutan keempat dengan persentase 3,5 persen.
Baca juga: 3 Survei Elektabilitas Pilgub NTB 2024, Zulkieflimansyah-Suhaili Jadi Pasangan Terkuat, Cek Hasil
Nasdem Optimis Menangkan Pilwali Bareng Seto-Rezki
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Nasdem Kota Makassar Andi Rachmatika Dewi alias cicu optimistis bisa memenangkan Pemilihan Wali Kota Makassar 2024.
Apalagi pada kontestasi ini, Nasdem kembali berkoalisi dengan Gerindra.
Nasdem dan Gerindra telah sepakat untuk mengusung Andi Seto Asapa (Gerindra) sebagai bakal calon wali kota dan kader Nasdem Rezki Mulfiati Rezky sebagai bakal calon wakil wali kota.
Menurut Cicu-sapaanya, momentum Pilwali tahun ini merupakan reuni antara Partai Nasdem dan Gerindra.