4. Pak Dudidam lalu mengumpulkan kembali murid sebagai satu kelompok besar.
Ia lalu memfasilitasi diskusi yang diperlukan untuk memperjelas dan/atau memperluas pemahaman konsep seperti: target audiens, kejelasan pesan, dan penggunaan fitur kebahasaan dan desain seperti pemilihan judul, teks , gambar, dan format.
5. Pak Dudidam lalu memberikan tugas Individu. Ia membedakan penugasannya sesuai dengan kemampuan murid.
Tugas yang harus dikerjakan murid adalah: Membuat iklan yang secara efektif akan mempromosikan produk atau jasa atau acara, sesuai dengan yang dijelaskan dalam skenario yang diberikan
6. Pak Dudidam menetapkan skenario tugas yang berjenjang sesuai dengan pengetahuan dan pemahaman konsep murid-muridnya. Perbedaan skenarionya adalah:
Skenario 1 bersifat lebih konkret dan terstruktur dengan petunjuk langkah demi langkah dan mencakup semua informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas;
Skenario 2 kurang terstruktur dan lebih terbuka dibandingkan Skenario 1; dan
Skenario 3 bersifat konseptual dan terbuka dan membutuhkan riset.
7. Pak Dudidam mendorong murid untuk memilih lokasi di kelas yang mendukung cara mereka belajar dengan baik, misalnya, sendirian di tempat yang tenang, dekat teman untuk memudahkan bertanya jika bingung, atau di area ruangan yang lebih ramai bersama murid -murid lain yang memungkinkan mereka untuk saling berbagi ide.
ANALISIS SKENARIO SMP
1. APAKAH KEBUTUHAN BELAJAR MURID YANG BERUSAHA DIPENUHI OLEH GURU TERSEBUT?
Kebutuhan belajar murid yang berusaha dipenuhi oleh guru adalah
Kesiapan belajar murid
Minat belajar murid
Profil belajar murid
2. BAGAIMANA CARA GURU TERSEBUT MENENTUKAN KEBUTUHAN BELAJAR MURIDNYA?
Kesiapan Belajar
Pak Dudidam memberikan tugas individu dengan cara memberikan penugasannya sesuai dengan kemampuan murid.
Pak Dudidam menetapkan skenario tugas yang berjenjang sesuai dengan pengetahuan dan pemahaman konsep murid-muridnya.
Minat Belajar
Pak Dudidam meminta murid menulis 3-5 iklan yang menarik bagi mereka.
Profil belajar murid:
Pak Dudidam mendorong murid untuk memilih lokasi di kelas yang mendukung cara mereka belajar dengan baik.
3. STRATEGI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI APA YANG DIGUNAKAN?
Diferensiasi Konten:
Menulis tiga hingga lima iklan yang menarik bagi mereka.
Diferensiasi Proses:
Berbagi dan menambahkan pendapat Diskusi seluruh kelas, kerja individu, diskusi berpasangan, kerja kelompok kecil, mengumpulkan kembali pada kelompok besar.
Diferensiasi Produk:
Memberikan tugas individu sesuai dengan kemampuan murid, menetapkan skenario tugas yang berjenjang sesuai dengan pengetahuan dan pemahaman konsep muridmuridnya. Diferensiasi Konten:
4. BAGAIMANA GURU TERSEBUT MELAKUKAN PENILAIAN?
Guru tersebut melakukan penilaian Asesment Of Learning
Pak Dudidam melakukan penilaian formatif yang meliputi: Tes diagnostik kognitif dengan cara memberikan pertanyaan pemandu.
Penilaian selama proses diskusi (observasi) Penilaian produk yaitu membuat iklan Penilaian praktek dengan diberi lembar kerja kertas grafik yang memiliki T-Chart
Dan penilaian Asesment As Learning
Penilaian antar teman yaitu membaca masukan dari teman kemudian menuliskan kelebihan dan kelemahan yang lain.
Semoga artikel ini membantu!
Semoga beruntung!
Sumber: anyflip.com-Saeful Hadi
(TribunNewsmaker.com/Dika Pradana)