Pelatih Australia Tony Popovic harus menerima kabar pahit soal bek andalannya yakni Harry Souttar mengalami cedera serius.
Harry Souttar dipastikan mengalami cedera saat Sheffield United kalah 0-2 dari Burnley pada 26 Desember 2024 lalu.
Pemain berusia 26g tahun tersebut dipastikan mengalami cedera tendon Achilles.
Kondisi ini membuat Souttar harus meneip dan fokus pada pemulihan.
Ia bahkan diperkirakan absen selama 12 bulan untuk fokus pada pemulihan cederanya ini.
Situasi ini tentu saja membuat tim berjulukan Socceroos tersebut harus kehilangan bek andalannya hingga sisa Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini.
Ini tentu saja bisa menjadi kabar baik buat Timnas Indonesia.
Pasalnya, skuad Garuda di bawah kepelatihan baru yakni Patrick Kluivert bakal menghadapi Australia.
Dengan hilangnya, satu pemain kunci Australia ini, bisa membuat tim Merah Putih memiliki peluang besar mengobrak-abrik lini belakang Socceroos.
Namun, tentu kabar ini menjadi mimpi buruk buat pelatih Australia Tony Popovic.
Pasalnya, empat pertandingan sisa Australia merupakan laga penting apabila ingin lolos ke Piala Dunia 2026.
Akan tetapi, mereka justru harus kehilangan pemain andalannya dan Tony mengungkapkan Souttar kecewa berat.
“Saya sudah berbicara dengan Harry, dan jelas beberapa hari pertama sangat mengecewakan baginya,” ujar Tony Popovic sebagaimana dikutip BolaSport.com dari laman resmi Socceroos, Sabtu (18/1/2025).
“Dia bermain sangat baik, dan Sheffield United berada di puncak klasemen di Championship, dan di mana dia memberikan kontribusi yang besar,” ucapnya.
Pemain yang dipinjam Sheffield United dari Leicester City itu merasa kecewa karena tak akan bisa membantu tim maupun Australia ke depan.