Waktu terbaik untuk menikmati Gunung Kerbau adalah saat matahari terbit dan terbenam.
Untuk sunrise, pendakian bisa dimulai sekitar pukul 04.00 WIT, sementara sunset paling indah dinikmati sekitar pukul 16.00 WIT.
Namun, disarankan untuk turun sebelum gelap karena di area ini tidak terdapat penerangan jalan.
Kerbau dan hewan liar lain di Gunung Kerbau
Sesuai dengan namanya, di kawasan ini wisatawan bisa melihat kawanan kerbau yang berkeliaran bebas.
Selain itu, ada juga kuda, sapi, dan kambing yang menambah keunikan suasana.
Pada musim hujan, kubangan air di sekitar gunung menjadi tempat favorit bagi hewan-hewan ini untuk berendam.
Tak hanya itu, ada danau tersembunyi di balik Gunung Kerbau yang jarang dieksplorasi wisatawan, menambah daya tarik destinasi ini.
Akses mudah ke Gunung Kerbau Gunung
Gunung Kerbau dapat diakses dengan mudah dari Bandara Jos Orno Imsula yang berjarak sekitar 15 menit.
Salah satu desa terdekat yang menjadi pintu masuk ke lokasi ini adalah Desa Tounwawan.
Baca juga: Cuma 12 Menit dari Pasar Sukawati Bali, Intip Eksotisnya Pantai Ini, Konon Pasir Hitamnya Berkhasiat
Keasrian desa-desa di sekitar gunung membuat pengalaman wisata semakin berkesan.
Gunung Kerbau menawarkan pengalaman wisata yang masih sangat alami dan jauh dari hiruk-pikuk kota.
Tidak ada bangunan tinggi atau modern yang mengganggu pemandangan.
Keindahan ini membuat Gunung Kerbau meraih penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) Award pada tahun 2019.
Bagi pecinta alam dan fotografi, Gunung Kerbau adalah destinasi wajib yang tidak boleh dilewatkan.
Keindahan yang masih alami dan suasana yang menenangkan menjadikan tempat ini sebagai salah satu surga tersembunyi di Indonesia.
(TribunNewsmaker.com)(Kompas.com)