TRIBUNNEWSMAKER.COM - Belakangan ini, publik heboh dengan pengakuan Paula Verhoeven yang menyebutkan bahwa ia kini merasa ditakuti oleh kedua anaknya, Kiano dan Kenzo.
Hal ini bermula sejak proses perceraian Paula dengan Baim Wong, yang membuatnya harus tinggal terpisah dengan kedua anaknya.
Kiano dan Kenzo kini berada di bawah asuhan Baim, sementara Paula mengaku kesulitan untuk sering bertemu dengan mereka.
Baru-baru ini, Paula pun mengungkapkan perasaan hatinya mengenai anak-anaknya dalam sebuah unggahan.
Dalam postingan tersebut, ia mengungkapkan bahwa kedua putranya yang masih berusia enam dan empat tahun kini menunjukkan sikap dingin padanya.
Baca juga: Kenzo Nangis Histeris saat Paula Verhoeven Datang, Takut Mama Dimarahi Baim Wong, Para Artis Doakan
Bahkan, dalam sebuah video yang viral di media sosial, Kenzo, anak bungsunya, terlihat menangis dan meminta sang ibu untuk pergi karena takut ayahnya marah.
"Mamah jangan di sini, nanti papah marah. Nanti mamah dimarahi papah. Mamah pulang," kata Kenzo dengan nada takut, sambil berpelukan dengan pengasuhnya.
Melihat kondisi itu, Paula mencoba menenangkan Kenzo dengan mengatakan bahwa Baim tidak akan marah padanya. "Papah tuh baik lho, dek, enggak marahin mamah kok sayang," ujar Paula lembut kepada putranya.
Video ini langsung viral dan mendapat banyak perhatian dari netizen.
Banyak dari mereka yang merasa prihatin dan bahkan meminta agar Baim Wong diboikot karena telah memisahkan ibu dan anak.
Baim Wong, yang mendapat banyak hujatan akibat video tersebut, akhirnya merespons melalui kolom komentar Instagramnya.
Salah satu netizen bertanya, "‘Mama jangan di sini nanti papa marah. Nanti mama dimarahin papah’. Baim, kenapa kata-kata itu bisa keluar dari mulut anak-anakmu?"
Baim pun memberikan jawaban singkat, "Semoga saya nggak seperti itu."
Namun, respons singkat Baim justru memicu kemarahan lebih lanjut dari netizen yang merasa Baim tidak bertanggung jawab atas kondisi psikologis anak-anaknya.
Terkait dengan perceraian, Baim berharap proses tersebut segera selesai.