Shin Tae Yong

'Pemain Timnas Anak-anak Saya', Shin Tae-Yong Dukung Timnas Indonesia yang Kalah 5-1 dari Australia

Editor: Talitha Desena
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SHIN TAE YONG: Shin Tae-Yong meminta masyarakat untuk mendukung timnas Indonesia meski baru kalah 5-1 dari Australia

Mantan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-Yong meminta masyarakat untuk mendukung timnas Indonesia meski baru kalah 5-1 dari Australia

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Shin Tae-Yong meminta masyarakat untuk mendukung timnas Indonesia meski kalah 5-1 dari Australia.

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengimbau agar masyarakat tetap mendukung skuad Garuda meskipun baru saja mengalami kekalahan dari Australia. 

Shin Tae Yong menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan dari para suporter agar Timnas Indonesia bisa bangkit dan memperbaiki performa di pertandingan berikutnya.

Shin Tae-yong juga menyampaikan bahwa kekalahan merupakan bagian dari perjalanan, dan yang terpenting adalah semangat juang serta komitmen untuk terus berusaha lebih baik.

Dukungan dari masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi tambahan bagi para pemain untuk terus berlatih dan berkembang.

Baca juga: Dony Tri Pamungkas Berterima Kasih untuk Jasa Shin Tae-yong, Berharap Dipanggil Patrick Kluivert?

Dalam laga lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Australia vs Indonesia, skuad Garuda kalah dengan skor 1-5. 

Kekalahan ini membuat peluang Timnas Indonesia untuk lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 semakin menipis. 

Saat ini, Indonesia berada di urutan kelima Grup C dengan koleksi 6 poin dari 7 laga.

Posisi ini bisa menjadi lebih buruk, tergantung hasil-hasil pertandingan lain. 

"Tetapi, masih ada tiga pertandingan lagi ke depannya, kita harus menjadi satu mendukung Timnas Indonesia," kata Shin Tae-yong saat menghadiri cara nonton bareng di kawasan Gelora Bung Karno, Kamis (20/3/2025). 

Baca juga: 5 Kontroversi Patrick Kluivert Pengganti Shin Tae-Yong di Timnas Indonesia, Terlibat Judi Bola?

SHIN TAE-YONG: Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengajak mendukung Timnas Indonesia. Pernyataan itu disampaikan pada acara nonton bareng di kawasan Gelora Bung Karno, pada Kamis (20/3/2025). Kompas TV menayangkan cuplikan video nonton bareng Shin Tae-yong bersama suporter Timnas Indonesia. Timnas Indonesia menderita kekalahan 1-5 atas Australia pada laga lanjutan Grup C Kualifikasi Piała Dunia 2026 Zona Asia (Tangkapan layar YouTube KompasTV)

"Sayangnya, saya harus meninggalkan Timnas Indonesia. Tetapi, anak-anak timnas saat ini, memang hampir semua anak-anak saya.

Dengan hati senang, saya akan mendukung terus," kata pelatih asal Korea Selatan itu. 

Terlepas dari kekalahan dengan skor telak 1-5 dari Australia ini, jurnalis Harian Kompas, M. Ikhsan Mahar menilai ada sisi positif terkait permainan Indonesia. 

Menurutnya, suksesor Shin Tae-yong, Patrick Kluivert sudah bisa menerapkan gaya permainan yang mengandalkan penguasaan bola dengan baik. 

"Ini risiko yang diambil PSSI setelah mengganti pelatih pada Januari lalu. Kalau dilihat yang dilakukan Kluivert, sudah ada keinginan untuk berubah," kata Ikhsan Mahar dalam program SAPA Indonesia Malam Kompas TV, Kamis (20/3/2025). 

Baca juga: Reaksi Shin Tae Yong Lihat Timnas Indonesia Kalah 5-1 Lawan Australia Saat Dilatih Patrick Kluivert

SHIN TAE YONG: Sosok Shin Tae Yong saat masih jadi pelatih Timnas Indonesia (Instagram @shintaeyong.id)

"Pada 10 menit pertama, kita punya peluang dari Jay Idzes dan penalti Kevin Diks yang membentur tiang, lalu possession ball yang mencapai 63 persen." 

"Akan tetapi, struktur permainan kita sebelumnya adalah bertahan dan tidak kelihatan di laga ini dan menyebabkan lubang yang menganga di lini pertahanan kita," ucapnya. 

Indonesia masih berkesempatan lolos ke Piala Dunia 2026 lewat jalur putaran keempat. Syaratnya, skuad Garuda harus finis di posisi empat besar Grup C. 

Untuk merealisasikan misi tersebut, Timnas Indonesia wajib meraih kemenangan atas Bahrain dalam laga selanjutnya yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3/2025) mendatang.

(Tribunnewsmaker.com/KompasTV)