Kluivert tahu betul siapa yang pantas diturunkan.
Baca juga: Kick Off Sore Ini! Begini Cara Nonton Timnas Indonesia vs Jepang Lewat HP,Cek Link Live Streamingnya
Dengan dua kemenangan sebelumnya atas Bahrain dan China, ia menyadari bahwa momentum adalah segalanya. Dan kini, saatnya Garuda terbang lebih tinggi melawan raksasa Asia: Jepang.
“Buat saya, tim Jepang punya banyak pemain berkualitas dan terampil, jadi kadang kami harus menyesuaikan pemain juga,” ujarnya.
Patrick Kluivert juga menekankan bahwa dirinya tidak akan gegabah mengganti sistem permainan, namun beberapa mekanisme akan disesuaikan untuk meredam kekuatan Samurai Biru.
“Yang paling penting, saat saya ditunjuk sebagai pelatih kepala, tim ini sudah punya sistem bermain. Bukan sistem favorit saya, tapi saya terbuka untuk beradaptasi,” ujarnya.
“Sekarang, pemain sudah nyaman dengan sistem ini. Ada beberapa mekanisme berbeda, tapi pemain sudah terbiasa.”
Pernyataan ini jelas: Indonesia tidak lagi takut, tidak lagi canggung, dan tidak lagi datang sebagai underdog. Garuda datang sebagai penantang yang siap memberi kejutan.
Prediksi Netizen: Beckham dan Hilgers Curi Perhatian
Di media sosial, suasana menjelang laga semakin memanas. Warganet mulai berspekulasi soal siapa saja yang akan turun sebagai starter.
Salah satu nama yang paling mengejutkan: Beckham Putra dan Mees Hilgers.
Beberapa akun seperti @asepkustino dan @ronalfasiuuu ramai-ramai memposting formasi prediksi yang menyebutkan Beckham, Hilgers, bahkan Dean James akan turun sejak menit pertama. Kehadiran nama-nama segar ini membuat fans Garuda antusias—dan sekaligus deg-degan.
Baca juga: Line Up Jepang vs Timnas Indonesia Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kluivert Turunkan Skuad Terbaik
“Kevin Diks jangan dulu takut kena kartu kedua,” tulis netizen Kii. “Beckham jangan dulu masuk, Marselino duet ama Ole Romeny,” komentar akun lain. Namun banyak pula yang mendukung: “Selesai tuh Jepang,” tulis Santana DPP.
Ini Bukan Sekadar Formasi
Bagi Kluivert, menyusun line up bukan sekadar soal nama. Ini tentang momentum, kesiapan mental, dan kecocokan strategi. Dengan waktu persiapan yang singkat dan tekanan luar biasa, ia tahu bahwa memilih pemain yang lapar dan siap tempur adalah kunci.
Jepang bukan lawan sembarangan. Namun dengan komposisi pemain seperti Emil Audero, Jay Idzes, Mees Hilgers, dan striker muda Ole Romeny, Garuda memiliki senjata rahasia yang bisa meledak kapan saja.