Kacab Bank Tewas

7 Fakta Penculikan & Pembunuhan Ilham Pradipta Kacab Bank, Ada 15 Tersangka dengan Berbagai Peran

Editor: Talitha Desena
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PEMBUNUH KACAB BANK - 7 fakta penculikan dan pembunuhan Ilham Pradipta Kacab Bank

Berikut ini 7 fakta penculikan dan pembunuhan Ilham Pradipta Kacab Bank, ada 15 tersangka dengan berbagai peran

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kasus penculikan dan pembunuhan Mohamad Ilham Pradipta (37), seorang kepala cabang bank BUMN di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, perlahan mulai mengungkap sejumlah fakta penting.

Ilham ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan tangan dan kaki terikat serta mata tertutup lakban, di area persawahan Desa Nagasari, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis, 21 Agustus 2025.

Sebelumnya, ia dilaporkan diculik oleh orang tak dikenal saat berada di area parkir sebuah pusat perbelanjaan di Jalan TB Simatupang, Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, pada Rabu, 20 Agustus 2025.

Peristiwa ini menggemparkan publik karena melibatkan korban dari kalangan profesional yang memiliki jabatan penting di dunia perbankan.

Setidaknya ada tujuh poin utama yang menjadi sorotan dalam proses pengungkapan kasus pembunuhan sadis ini.

Baca juga: Peran 15 Pelaku Pembunuhan Ilham Pradipta, Ada Job Desk Pengintai, Penculik hingga Penganiaya

  1. 15 Tersangka

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sejauh ini sudah menangkap 15 orang dalam kasus penculikan dan pembunuhan terhadap Mohamad Ilham Pradipta.

Saat ini 15 orang yang ditangkap tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Yang sudah ditangkap dan ditetapkan tersangka sudah 15 orang," ungkap Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, Rabu (27/8/2025).

Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka memiliki peran berbeda-beda. 

Seperti aktor intelektual pembunuhan yang diketahui berjumlah empat orang.

Sementara itu ada tiga kluster terlibat yakni pengintai, penculik, dan eksekutor.

"Aktor intelektual, kluster yang membuntuti, kluster yang menculik, dan kluster penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan membuang korban," jelas AKBP Abdul Rahim.

2. Dugaan Keterlibatan Oknum TNI

Belakangan juga ada dugaan keterlibatan oknum prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam kasus penculikan kepala cabang bank BUMN.

Halaman
123