Namun, komentar tersebut tetap disambut dengan gelombang kritik lain yang menilai Raffi semakin jauh dari masyarakat yang dulu mendukungnya.
Seorang pengguna Instagram menyindir, "A' lo kan dapat jabatan instan, pasti lo deket banget kan sama presiden. Lo gamau bantuin rakyat yang butuh dukungan dan didengar."
Komentar bernada kecewa lain juga ikut memenuhi unggahan Raffi, "Ga ada empatinya, bener2 ga ada posting apa pun.. bener-bener ya udah pro pemerintah banget."
Kritikan serupa datang lagi dari netizen lain yang dengan terang-terangan menuliskan, "Raffi Ahmad mah tutup mata sama telingalah. Orang dia sekomplotan sama atasannya. Nggak ada empatinya, miris sekali."
Gelombang protes ini menunjukkan betapa besar harapan publik terhadap sosok Raffi yang tak hanya dikenal sebagai entertainer, tetapi juga kini memiliki peran politik dan jabatan penting di lingkaran kekuasaan.
Melihat tekanan yang begitu deras, akhirnya Raffi Ahmad tampak memberi respons, meski tidak secara langsung dalam bentuk kata-kata.
Dalam sebuah unggahan Instagram Story, ayah dua anak itu menampilkan layar dengan latar belakang hitam polos.
Hanya ada emoticon hati yang retak, tanpa satu pun kata atau penjelasan tambahan darinya.
Ia juga membagikan potret driver ojol hingga suasana pemakaman Affan.
"Surga buat Affan, hari Jumat yang solat dan anterin Affan banyak. Ya Allah (emoji menangis)" tulis Raffi.
Dalam postingan terbarunya, Raffi juga menyampaikan berduka cita atas meninggalnya Affan Kurniawan.
"turut berduka cita sedalam-dalamnya, semoga Allah SWT menerima amal ibadahnya, diberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,".
Baca juga: Aksi Heroik Affan Ojol Semasa Hidup, Pernah Tangkap Maling, Ikut Piket Malam Jaga Keamanan Kompleks
Kronologi
Aksi polisi membubarkan massa pendemi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis malam berakhir duka.
Seorang driver ojek online bernama Affan Kurniawan, tewas setelah dilindas mobil rantis Brimob yang melintas ugal-ugalan untuk membubarkan massa.