Breaking News:

Iran vs AS

Iran Luncurkan Rudal Hipersonik Hulu Ledak Satu Ton Serang Israel-AS, Mojtaba Khamenei Balas Dendam

Iran luncurkan rudal hipersonik berhulu ledak satu ton serang Israel-AS, Mojtaba Khamenei balas dendam.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Operasi militer tersebut dilaporkan diluncurkan dalam rangkaian eskalasi konflik yang semakin meningkat di kawasan Timur Tengah.
  • Gelombang operasi kali ini disebut membawa nama sandi khusus yang berkaitan dengan momentum penting bagi dunia Islam.
  • IRGC menyatakan bahwa operasi tersebut diberi nama sandi "ke al-Quds yang Suci" karena dilaksanakan menjelang peringatan Hari Quds Internasional

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) dari Iran mengumumkan dimulainya gelombang ke-41 dalam Operasi Janji Sejati 4 yang menargetkan wilayah yang mereka sebut sebagai wilayah pendudukan Israel.

Operasi militer tersebut dilaporkan diluncurkan dalam rangkaian eskalasi konflik yang semakin meningkat di kawasan Timur Tengah.

Menurut pernyataan resmi IRGC, serangan ini dimulai tidak lama setelah beredarnya pesan pertama dari Pemimpin Revolusi Islam, Mojtaba Khamenei.

Gelombang operasi kali ini disebut membawa nama sandi khusus yang berkaitan dengan momentum penting bagi dunia Islam.

IRGC menyatakan bahwa operasi tersebut diberi nama sandi "ke al-Quds yang Suci" karena dilaksanakan menjelang peringatan Hari Quds Internasional.

Dalam operasi ini, sejumlah target yang disebut sebagai sasaran Zionis-Amerika dilaporkan berada di kota Tel Aviv serta kawasan al-Quds yang diduduki.

Selain itu, pangkalan militer Amerika Serikat yang berada di kawasan tersebut juga disebut menjadi bagian dari sasaran serangan.

"Operasi tersebut dilaksanakan dengan menembakkan lebih dari 10 rudal Khorramshahr yang berat dan tangguh dengan kemampuan hulu ledak ganda, rudal Qadr dengan kemampuan hulu ledak ganda, rudal Kheybar Shekan dengan hulu ledak seberat satu ton, rudal hipersonik Fattah dengan hulu ledak seberat satu ton, dan drone penghancur," kata IRGC dalam pernyataanya, Kamis (12/3/2026).

Dalam keterangannya, IRGC juga menyebut bahwa gelombang serangan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada para syuhada.

Menurut pernyataan mereka, fase operasi ini dipersembahkan bagi para pejuang yang gugur serta para pemimpin revolusi yang disebut telah mengorbankan diri dalam perjuangan tersebut.

Baca juga: Gempur Israel Besar-besaran! Hizbullah Koordinasi dengan Iran Tembakkan 200 Roket & 20 Drone Semalam

RUDAL IRAN - Penampakan rudal Khorramshahr-4 Khaibar missile milik Iran. Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) kembali memperlihatkan kemampuan militernya di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah. IRGC menyatakan bahwa serangan selanjutnya terhadap Israel akan menggunakan rudal balistik dengan hulu ledak seberat sekitar satu ton, terhitung mulai 10 Maret 2026.
RUDAL IRAN - Penampakan rudal Khorramshahr-4 Khaibar missile milik Iran. Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) kembali memperlihatkan kemampuan militernya di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah. IRGC menyatakan bahwa serangan selanjutnya terhadap Israel akan menggunakan rudal balistik dengan hulu ledak seberat sekitar satu ton, terhitung mulai 10 Maret 2026. (Dok./Wartakota)

Balas Dendam

Dalam pidato perdananya, Mojtaba Khamenei seperti dilansir dari persstv menyampaikan simpatinya kepada mereka yang terkena dampak perang agresi yang sedang berlangsung terhadap Iran, khususnya mereka yang telah kehilangan orang yang dicintai atau menderita luka-luka.

“Saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga para korban,” katanya, seraya menyebutkan dirinya kehilangan ayah, istri, saudara perempuan, keponakan, dan saudara ipar.

“Yang membuat kita mampu menanggung kesulitan-kesulitan ini, bahkan lebih mudah, adalah keyakinan akan pahala yang dijamin Tuhan bagi mereka yang bersabar,” tambahnya.

Pemimpin Tertinggi Iran juga berjanji bahwa Iran tidak akan pernah meninggalkan upaya penegakan keadilan atas darah para korban, khususnya menekankan bahwa pembalasan dendam tidak terbatas atas wafatnya pemimpin revolusioner serta setiap anggota bangsa yang dibunuh musuh.

"Saya meyakinkan semua orang bahwa kami tidak akan menghentikan upaya penegakan keadilan demi darah para martir kami," tegasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Tags:
IranIsraelAmerika SerikatMotjaba
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved