Iran vs AS
Donald Trump Bongkar Dampak Blokade AS, Blak-blakan Sebut Iran Rugi Rp 8,5 Triliun per Hari!
Trump klaim Iran tekor Rp8,5 T per hari akibat blokade AS, situasi makin memanas!
Editor: Eri Ariyanto
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak setelah pernyataan terbaru Donald Trump yang secara terbuka mengungkap dampak besar dari blokade yang diberlakukan Washington.
Dalam pernyataannya, Donald Trump menyebut Iran tengah mengalami tekanan ekonomi yang sangat berat akibat terhambatnya jalur ekspor utama mereka.
Donald Trump bahkan mengklaim bahwa Teheran mengalami kerugian hingga sekitar 500 juta dolar AS per hari atau setara Rp 8,5 triliun.
Blokade tersebut berfokus pada wilayah strategis Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen distribusi minyak dunia.
Akibatnya, aktivitas ekspor minyak Iran disebut nyaris lumpuh, memicu tekanan besar terhadap pemasukan negara tersebut.
Trump juga menuding kondisi internal Iran mulai terguncang, dengan aparat militer hingga kepolisian disebut mengalami keterlambatan pembayaran gaji.
Di sisi lain, situasi geopolitik kian memanas karena blokade ini turut memicu ketegangan militer dan gangguan distribusi energi global.
Sejumlah laporan menyebut banyak kapal tertahan dan perdagangan internasional terganggu akibat konflik di kawasan tersebut.
Meski demikian, klaim kerugian fantastis yang disampaikan Trump masih menuai perdebatan dan belum sepenuhnya diverifikasi secara independen.
Baca juga: 2 Sosok Perempuan Pengendali Sabu 5 Kg di Makassar, Kini Diburu Bareskrim Polri, Identitas Terungkap
Seperti diketahui, Donald Trump mengklaim Iran mengalami kerugian ekonomi hingga 500 juta dollar AS atau sekitar Rp 8,5 triliun per hari akibat kebijakan blokade yang diberlakukan Washington terhadap pelabuhan-pelabuhan negara tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Trump melalui platform media sosial Truth Social, hanya beberapa jam setelah ia mengumumkan perpanjangan gencatan senjata secara sepihak.
Dalam unggahannya, Trump menegaskan bahwa tekanan ekonomi terhadap Iran akan tetap dilanjutkan, termasuk blokade terhadap jalur perdagangan laut yang menjadi salah satu urat nadi perekonomian negara tersebut.
Menurut dia, kebijakan ini menjadi bagian dari strategi untuk melemahkan kemampuan finansial Iran, sekaligus menekan pemerintah Teheran dalam berbagai isu geopolitik yang selama ini menjadi sumber ketegangan.
Meski demikian, klaim kerugian hingga ratusan juta dollar per hari tersebut belum disertai data rinci yang dapat diverifikasi secara independen.
Sejumlah analis menilai angka tersebut kemungkinan mencakup dampak tidak langsung, seperti terganggunya ekspor minyak, distribusi barang, hingga aktivitas pelabuhan yang melambat akibat pembatasan akses internasional.
| Harga Minyak Dunia Naik, Trump Desak Gencatan Senjata, Minta Iran & Israel Segera Hentikan Serangan |
|
|---|
| Iran Sebut AS Biang Kerok Konflik di Timur Tengah: Israel Tak Punya Nyali Bertindak Sendiri |
|
|---|
| Trump Sebut Kemungkinan Bertemu Mojtaba, Klaim Iran Setuju Tak Punya Nuklir: Bisa Berubah Pikiran |
|
|---|
| Donald Trump-Netanyahu Tak Akur, Iran Manfaatkan Celah dan Ambil Alih Kendali Meja Perundingan |
|
|---|
| Timur Tengah Memanas! Trump Marah ke Oman karena Dekat dengan Iran, UEA dan Arab Saudi Ikut Murka |
|
|---|