Iran vs AS
Perang Memanas! Iran Serang UEA Sekutu AS dengan Rudal Balistik hingga Drone, Kini Tuai Kecaman
Perang memanas! Iran serang UEA sekutu AS dengan rudal balistik hingga drone, kini tuai kecaman.
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Ringkasan Berita:
- Uni Emirat Arab, yang dikenal sebagai sekutu dekat Amerika Serikat diserang Iran, pada Senin (4/5/2026).
- Iran meluncurkan serangan rudal dan drone di UEA.
- Kementerian Pertahanan UEA menyatakan pada Senin sore bahwa mereka berhasil mencegat rudal balistik, rudal jelajah, dan drone di seluruh wilayah negara.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Uni Emirat Arab, yang dikenal sebagai sekutu dekat Amerika Serikat, melaporkan adanya serangan rudal dan drone yang diduga diluncurkan dari Iran pada Senin (4/5/2026).
Serangan tersebut langsung memicu respons cepat dari sistem pertahanan udara UEA yang siaga penuh.
Dalam waktu singkat, ancaman dari udara itu berhasil diantisipasi sebelum menimbulkan dampak lebih besar.
Kementerian Pertahanan UEA menyatakan pada Senin sore bahwa mereka berhasil mencegat rudal balistik, rudal jelajah, dan drone di seluruh wilayah negara.
Laporan awal menyebutkan bahwa tiga rudal berhasil dihancurkan di udara oleh sistem pertahanan.
Sementara itu, satu rudal lainnya dilaporkan jatuh ke laut tanpa menyebabkan kerusakan di daratan.
Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk yang belum sepenuhnya mereda.
Upaya untuk memperpanjang gencatan senjata dalam konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran pun dilaporkan menemui jalan buntu.
Baca juga: Iran Ajukan 14 Syarat Damai ke AS, Trump Ragu hingga Ancam Lanjutkan Serangan: Sesuatu yang Buruk
Di sisi lain, seorang pejabat militer senior Iran menyampaikan pernyataan berbeda melalui televisi pemerintah.
Ia menegaskan bahwa "Iran tidak memiliki rencana untuk menargetkan UEA".
Namun, laporan dari kantor berita Tasnim menyebut adanya peringatan keras dari sumber militer Iran lainnya.
Sumber tersebut menyatakan bahwa jika UEA mengambil langkah yang dianggap “tidak bijaksana”, maka seluruh kepentingannya dapat menjadi sasaran.
Dilaporkan Al Jazeera, serangan drone ini mengakhiri periode relatif tenang di UEA sejak gencatan senjata yang dimediasi Pakistan pada 8 April, sekaligus menunjukkan bahwa negara tersebut kini kembali berada dalam ancaman serangan balasan besar dari Iran.
Putra Mahkota Saudi Kutuk Keras
Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, mengutuk serangan Iran yang tidak beralasan terhadap Uni Emirat Arab (UEA).
Hal ini disampaikan selama percakapan telepon dengan Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed, seperti yang dilaporkan oleh Kantor Berita Saudi (SPA).
Baca juga: AS Janji Kawal Ratusan Kapal yang Ditahan Iran di Selat Hormuz, Trump: Proyek Kebebasan Akan Dimulai