Kunjungan Trump Dibayangi Pernyataan Keras China: Perang Iran Seharusnya Tidak Pernah Terjadi
Trump ke China dibayangi pernyataan keras Beijing: perang Iran disebut seharusnya tak pernah terjadi.
Editor: Eri Ariyanto
Ringkasan Berita:
- China menegaskan perang Iran seharusnya tidak pernah terjadi dan mendukung kelanjutan gencatan senjata.
- Pernyataan itu muncul usai pertemuan Xi Jinping dan Donald Trump yang turut membahas konflik Iran serta stabilitas global.
- Beijing juga mendesak jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz segera dibuka kembali demi menjaga rantai pasok dunia.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ke China mendadak menjadi sorotan dunia setelah muncul pernyataan keras dari Beijing terkait konflik Iran yang terus memanas.
Di tengah agenda diplomasi dan pembahasan kerja sama perdagangan antara Washington dan Beijing, pemerintah China menegaskan bahwa perang dengan Iran seharusnya tidak pernah terjadi sejak awal.
Pernyataan tersebut dinilai sebagai sinyal tegas ketidakpuasan China terhadap eskalasi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan sekutunya di kawasan Timur Tengah.
Presiden China, Xi Jinping, juga disebut menyampaikan kekhawatiran serius mengenai dampak perang terhadap stabilitas global, termasuk ancaman terhadap jalur energi dunia di Selat Hormuz.
Situasi ini membuat lawatan Trump ke Beijing tidak hanya berfokus pada negosiasi perdagangan, tetapi juga dibayangi tekanan geopolitik yang semakin kompleks.
Trump sendiri dikabarkan berupaya meminta dukungan China untuk membantu meredakan konflik Iran sekaligus menjaga stabilitas ekonomi dunia yang mulai terguncang akibat perang tersebut.
Namun di sisi lain, Beijing tetap menekankan bahwa pendekatan militer bukan solusi dan konflik berkepanjangan hanya akan memperburuk ketegangan internasional.
Ketegangan diplomatik ini pun memunculkan spekulasi baru mengenai arah hubungan Amerika Serikat dan China di tengah persaingan global yang semakin panas.
Dunia kini menanti apakah pertemuan Trump dan Xi Jinping mampu membuka jalan perdamaian, atau justru menambah babak baru dalam konflik geopolitik internasional.
Baca juga: Demi Capai Kesepakatan Besar, Trump Tancap Gas Lobi Xi Jinping agar Tak Pulang dengan Tangan Kosong
Pemerintah China menegaskan perang Iran seharusnya tidak pernah terjadi serta meminta jalur pelayaran internasional segera dibuka kembali di tengah momentum gencatan senjata kedua negara.
Pernyataan itu disampaikan Kementerian Luar Negeri China pada Jumat (15/5/2026), setelah Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump membahas konflik Iran dalam pertemuan mereka sehari sebelumnya di Beijing.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan Beijing mendukung kelanjutan gencatan senjata dan menilai konflik tersebut tidak perlu berlanjut.
“Perang ini, yang seharusnya tidak pernah terjadi, tidak perlu diteruskan,” kata juru bicara tersebut, sebagaimana disiarkan media pemerintah China, CCTV.
Menurut China, penyelesaian konflik secepat mungkin akan memberikan manfaat bukan hanya bagi AS dan Iran, tetapi juga bagi kawasan Timur Tengah dan dunia secara keseluruhan.
Beijing juga menilai momentum negosiasi yang tercipta setelah gencatan senjata tidak boleh kembali tertutup.
Sumber: Tribunnewsmaker.com
| Update Konflik Timur Tengah, Netanyahu Disebut Diam-Diam Temui Presiden UEA Mohammed bin Zayed |
|
|---|
| Kesepakatan Tercapai, Kapal Jepang Kembali Melintasi Selat Hormuz Usai Diplomasi dengan Iran Sukses |
|
|---|
| Mengejutkan Dunia, Hubungan China-Amerika Serikat Berubah Drastis: Dari Rival Jadi Mitra Baru |
|
|---|
| Konflik Timur Tengah Makin Memanas! Jet Tempur Arab Saudi Disebut Turut Serang Irak |
|
|---|
| Donald Trump Murka! Detail Rahasia Perang Iran Bocor ke Publik, Jaksa Diminta Turun Tangan |
|
|---|