Iran vs AS
Kewalahan Dihantam Drone Hizbullah, Israel Akhirnya Andalkan Jaring Pertahanan
Kewalahan hadapi drone Hizbullah, Israel andalkan jaring pertahanan baru di perbatasan utara terbaru!!
Editor: Eri Ariyanto
Ringkasan Berita:
- Serangan drone Hizbullah yang meningkat disebut semakin menyulitkan sistem pertahanan Israel di wilayah utara.
- Israel merespons dengan memasang “jaring pertahanan” serta menambah peralatan anti-drone dari luar negeri.
- Meski berbagai upaya dilakukan, pemerintah Israel mengakui hingga kini belum menemukan solusi efektif menghadapi ancaman tersebut.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Serangan drone yang diduga dilancarkan oleh Hizbullah kembali menjadi tantangan serius bagi sistem pertahanan Israel di wilayah perbatasan utara.
Dalam beberapa waktu terakhir, intensitas serangan udara berbasis drone dilaporkan meningkat dan menyulitkan sistem deteksi konvensional.
Situasi ini membuat militer Israel harus mengadaptasi strategi pertahanan yang lebih berlapis dan fleksibel.
Salah satu langkah yang kini mencuri perhatian adalah penggunaan sistem penghalang tambahan yang disebut sebagai “jaring pertahanan”.
Teknologi ini diduga berfungsi untuk menghambat atau menangkap drone sebelum mencapai target strategis.
Langkah tersebut diambil setelah sejumlah insiden menunjukkan adanya kebocoran pertahanan udara yang tidak sepenuhnya berhasil mencegat drone kecil berkecepatan rendah.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa ancaman perang modern kini semakin kompleks dengan penggunaan perangkat nirawak berbiaya murah namun efektif.
Militer Israel pun disebut terus melakukan evaluasi cepat terhadap sistem anti-drone yang sudah ada sebelumnya.
Ketegangan di kawasan ini semakin meningkat seiring saling serang yang masih berlangsung dan belum menunjukkan tanda mereda.
Baca juga: Pernyataan Panas Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Sebut Israel Dekati Hari Terakhirnya: Menyedihkan
Seperti diketahui, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendesak militernya segera menemukan solusi dalam menghadapi gelombang serangan drone peledak dari Hizbullah di Lebanon.
Netanyahu secara terbuka menyebut serangan drone tersebut sebagai ancaman besar bagi negaranya.
Kekhawatiran ini kian memuncak setelah lebih dari 15 drone peledak milik Hezbollah dilaporkan kembali meledak di wilayah Israel pada Selasa (26/5/2026).
Saluran media lokal Israel, Channel 12, melaporkan bahwa sebagian besar drone tersebut berhasil menghantam zona militer.
Menanggapi situasi tersebut, militer Israel dilaporkan masih terus berjuang keras untuk merumuskan respons yang efektif.
Akibat kewalahan, tentara Israel sampai beralih ke sejumlah pemasok di beberapa negara Eropa untuk mempercepat pengiriman sistem pelindung dan peralatan.
| Pernyataan Panas Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Sebut Israel Dekati Hari Terakhirnya: Menyedihkan |
|
|---|
| Trump Desak Iran Akur dengan Israel, Mojtaba Khamenei: Akhir Keberadaan Mereka yang Menyedihkan |
|
|---|
| Negosiasi Bahas Rencana Dibukanya Selat Hormuz, Kapal Bebas Biaya Transit Setelah AS-Iran Damai |
|
|---|
| Alasan Donald Trump Tak Hadiri Pernikahan Anak, Singgung Konflik dengan Iran: Tetap di Gedung Putih |
|
|---|
| Iran Ketar-ketir, AS Siap Ambil Alih Uranium Cegah Teheran Punya Senjata Nuklir, Trump: Tak Boleh! |
|
|---|