Breaking News:

Konflik Memanas Usai Helikopter Apache Jatuh, AS Gempur Iran Lagi, Memperburuk Gencatan Senjata

Konflik memanas usai helikopter Apache jatuh, AS gempur Iran lagi, memperburuk gencatan senjata.

Tayang:

Insiden ini terjadi di dekat Selat Hormuz, jalur pelayaran vital yang selama ini efektif ditutup oleh Iran di tengah perangnya melawan AS dan Israel. 

Dalam operasi pertama jenisnya yang dilakukan militer Amerika, sebuah kapal drone berhasil menyelamatkan dua aviator yang berada di dalam helikopter Apache ketika pesawat itu jatuh.

Tak lama setelah Trump melayangkan tuduhannya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memberikan respons melalui media sosial. 

Dia mengingatkan bahwa selat tersebut berjarak ribuan mil dari pantai Amerika.

"Kekuatan asing yang berada di dekat wilayah kami berisiko terus-menerus akibat kesalahan manusia mereka sendiri, kecelakaan biasa, atau kemungkinan terjebak dalam baku tembak," tulis Araghchi. 

"Untuk mengurangi risiko, solusi terbaik adalah bagi mereka untuk pergi," paparnya.

PRESIDEN AS - Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat turun dari pesawat kepresidenan Air Force One, ketika tiba di Bandara Internasional Harry Reid, Las Vegas, Negara Bagian Nevada, 16 April 2026
PRESIDEN AS - Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat turun dari pesawat kepresidenan Air Force One, ketika tiba di Bandara Internasional Harry Reid, Las Vegas, Negara Bagian Nevada, 16 April 2026 (Dok./Kompas.com)

Baca juga: Harga Minyak Dunia Naik, Trump Desak Gencatan Senjata, Minta Iran & Israel Segera Hentikan Serangan

Gencatan senjata kian terancam

Insiden jatuhnya helikopter ini semakin memperburuk gencatan senjata selama dua bulan yang tengah berjalan.

Sebelumnya, Iran dan Israel kembali saling serang untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata rapuh itu berlaku. 

Televisi negara Iran melaporkan pada Selasa bahwa serangan Israel menewaskan setidaknya dua anggota satuan pertahanan udara Iran.

Konflik yang bermula sejak AS dan Israel mulai menyerang Iran pada 28 Februari lalu itu telah mengguncang perekonomian global, mendorong kenaikan harga energi di seluruh dunia, dan membuat berbagai kebutuhan pokok — termasuk pangan — semakin mahal.

Upaya para pejabat untuk mengubah gencatan senjata April menjadi kesepakatan permanen juga terhambat.

Terutama karena Israel terus mengintensifkan dan memperluas kampanye militernya di Lebanon melawan milisi Hizbullah yang didukung Iran.

(Tribunnewsmaker.com/ Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Tags:
Endipat WijayaFerry IrwandibanjirIranhelikopterAmerika SerikatTrump
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved