Kabupaten Klaten
Bupati dan Wabup Klaten Dekatkan Diri ke Warga Lewat Sambung Rasa di Malangjiwan
Bupati Hamenang menegaskan komitmennya untuk menertibkan kendaraan berat yang melintas di jalur bukan peruntukannya.
Editor: Delta Lidina
TRIBUNNEWSMAKER.COM, KLATEN - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto melanjutkan kegiatan serap aspirasi Sambung Rasa, Selasa (7/10/2025).
Kali ini Bupati bersama Wakil Bupati Klaten melaksanakan kegiatan tersebut di Gedung Bima Sakti, Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum.
Kehadiran dua pemimpin muda Klaten ini disambut meriah oleh jajaran Pemerintah Desa Malangjiwan dan masyarakat setempat.
Turut hadir Pj Sekda Kabupaten Klaten, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Ketua TP PKK Klaten, serta Forkopimcam Kebonarum.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Malangjiwan Supriyanto, menyampaikan perkembangan desanya yang kini tumbuh menjadi desa wisata.
Beragam kegiatan budaya dan ekonomi kreatif terus digelar untuk menarik wisatawan, seperti Festival Budaya Metri Tirta, KIRAB gunungan hingga pameran 40 UMKM lokal.
Meski demikian, Supriyanto juga mengungkap persoalan infrastruktur jalan kabupaten yang kerap rusak akibat dilintasi truk dari galian C.
“Ada dua jalan kabupaten di desa kami yang sering dilalui truk dari galian C. Akibatnya, jalan menjadi rusak, menimbulkan kemacetan, bahkan membahayakan warga," ungkapnya.
"Kondisi ini juga membuat BUMDes kami sepi karena akses jadi tidak nyaman,” imbuhnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Hamenang menegaskan komitmennya untuk menertibkan kendaraan berat yang melintas di jalur bukan peruntukannya.
Baca juga: Gotong Royong & CSR, Percepat Pembangunan Jalan Poros 3 Desa yang Diresmikan Bupati Klaten Hamenang
“Jalan itu bukan untuk kendaraan golongan C. Saya minta Dinas Perhubungan menjaga dan mengarahkan agar kendaraan berat tidak melewati jalan tersebut."
"Kalau masih nekat dan melanggar, maka perlu ditindak sesuai aturan,” tegasnya.
Selain itu, ia juga memastikan pemerintah daerah akan membantu penyelesaian pembangunan Gedung Bima Sakti agar dapat segera dimanfaatkan warga.
“Tadi Pak Kades juga menyampaikan soal pembangunan gedung, Insyaallah akan kami bantu penyelesaiannya,” tambahnya.
Hamenang menuturkan, kegiatan Sambung Rasa dilakukan dua kali setiap minggu untuk memperkuat kedekatan pemerintah dengan masyarakat.
“Kami turun langsung ke wilayah, tidak hanya untuk menyapa, tapi juga untuk melihat kondisi nyata, menyerap aspirasi, memberikan pelayanan, serta memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)
Sumber: Tribun Solo
| Bukan Sekadar Bubur, Jenang Manggul Jadi Perekat Kebersamaan Warga Lereng Merapi Saat Mapak Suran |
|
|---|
| Tak Hanya Dropping Air, Pemkab Klaten Siapkan Kajian Solusi Permanen untuk Warga Lereng Merapi |
|
|---|
| Siapkan Rp 500 Juta untuk Air Bersih, Bupati Klaten: Target Kami Tak Ada Warga Kekurangan Air |
|
|---|
| Punya Jejak Kampung yang Hilang Akibat Erupsi Merapi, Kampung Siluman Disiapkan Jadi Trekking Baru |
|
|---|
| Bupati Hamenang Dorong Kolab Hulu-Hilir Jaga 1001 Mata Air, Kampung Siluman Jadi Contoh Konservasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Hamenang-mendengarkan-aspirasi-masyarakat-saat-Sambung-Rasa.jpg)