Kabupaten Sukoharjo
Antisipasi Kenakalan Remaja, Disdik dan Yayasan di Sukoharjo Perkuat Karakter Anak Usia Dini
Kepala Dinas Pendidikan Sukoharjo, Havid Danang Purnomo Widodo, mengatakan penguatan karakter anak merupakan bagian dari program nasional.
Editor: Delta Lidina
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNNEWSMAKER.COM, SUKOHARJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo melalui Dinas Pendidikan terus menguatkan pendidikan karakter anak sejak usia dini.
Salah satunya dengan memberikan pembekalan kemandirian kepada siswa Sekolah Dasar (SD), yang telah diterapkan di SD Negeri 1 Pranan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo.
Program tersebut dipantau langsung oleh Dinas Pendidikan Sukoharjo pada Sabtu (10/1/2026).
Dalam kegiatan ini, siswa tidak hanya menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG), namun juga diajak untuk bertanggung jawab dan mandiri setelahnya.
Setelah menyantap MBG, para siswa diminta mencuci sendiri ompreng atau wadah makanan yang digunakan.
Kegiatan sederhana ini menjadi bagian dari pembiasaan karakter mandiri dan tanggung jawab sejak dini.
Kepala Dinas Pendidikan Sukoharjo, Havid Danang Purnomo Widodo, mengatakan penguatan karakter anak merupakan bagian dari program nasional.
Dalam pelaksanaannya, terdapat jurnal tujuh kebiasaan anak, mulai dari bangun pagi hingga disiplin belajar.
“Ke depan penguatan karakter ini adalah program nasional. Kami juga sudah mencanangkan jam wajib belajar anak, yakni pukul 19.00 WIB sampai 21.00 WIB belajar di rumah,” ujarnya.
Menurut Havid, setelah jam belajar, anak-anak diharapkan tidur lebih awal sekitar pukul 21.00 WIB agar bisa bangun pagi dan mempersiapkan diri ke sekolah.
Pola tersebut diyakini mampu menekan potensi kenakalan remaja.
“Terutama anak-anak yang mulai menginjak usia remaja di tingkat SMP, mereka sangat perlu bimbingan. Dengan kontrol orang tua di rumah dan pengawasan guru di sekolah, anak-anak bisa terhindar dari kenakalan remaja,” jelasnya.
Selain pembiasaan tanggung jawab, penguatan karakter anak juga dibekali dengan kemandirian ekonomi.
Salah satunya melalui pembelajaran menanam tanaman yang hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan Makan Bergizi Gratis, sehingga berpotensi menjadi sumber pemasukan.
Sumber: Tribun Solo
| Jalan Adi Sumarmo Kartasura Segera Dibeton, Kontrak Proyek Rp8 Miliar Resmi Ditandatangani |
|
|---|
| Hari Pertama SPMB SMP 2026 di Kabupaten Sukoharjo, Bupati Etik Pastikan Pendaftaran Berjalan Baik |
|
|---|
| Masjid Kartasura Dibangun di Tanah 2.046 Meter Persegi, Ada Tiga Lantai |
|
|---|
| Masjid Megah di Kartasura Segera Terealisasi, Bupati Sukoharjo Letakkan Batu Pertama |
|
|---|
| Dinsos Sukoharjo Kejar Kuota SD Sekolah Rakyat, SMP dan SMA Sudah Over Target |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Pendidikan-Sukoharjo-Havid-Danang-Purnomo.jpg)