Berita Viral
Respon PAN Usai Kadernya Muhammad Fikri Bupati Rejang Lebong Kena OTT KPK: Siap Evaluasi Internal
PAN bereaksi usai Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri kena OTT KPK, siap lakukan evaluasi kader.
Editor: Eri Ariyanto
Ringkasan Berita:
- Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari terjaring OTT KPK bersama Wakil Bupati Hendri terkait dugaan suap proyek.
- PAN menghormati proses hukum dan menegaskan akan melakukan evaluasi internal serta memperkuat pengawasan kader.
- Partai juga memutuskan memberhentikan Fikri dari keanggotaan dan seluruh jabatan struktural di PAN.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Penangkapan Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuai sorotan publik.
Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai partai yang menaungi Muhammad Fikri Thobari langsung memberikan tanggapan resmi atas kasus tersebut.
Pihak PAN menegaskan akan menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan di KPK.
Selain itu, partai juga menyatakan siap melakukan evaluasi internal terhadap kader yang tersangkut kasus hukum.
Langkah evaluasi ini disebut penting untuk menjaga integritas partai sekaligus memperkuat sistem pengawasan terhadap para kader di daerah.
PAN menilai kasus tersebut menjadi pengingat bagi seluruh kader agar selalu menjaga amanah jabatan dan menjunjung tinggi hukum.
Sementara itu, publik masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari proses penyelidikan KPK terkait dugaan suap proyek yang menjerat kepala daerah tersebut.
Baca juga: Alasan BGN Tutup Sementara 252 Dapur SPPG di Sumut, Belum Layak: Tak Miliki Sertifikat SLHS dan IPAL
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) Eko Hendro Purnomo menegaskan partainya menghormati proses hukum yang dilakukan KPK terhadap Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari.
Ia menekankan PAN akan melakukan evaluasi internal dan memperkuat sistem pengawasan terhadap kader agar amanah dalam menjalankan tanggung jawab kepada rakyat.
"Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh kader PAN bahwa integritas adalah fondasi utama dalam menjalankan mandat rakyat," tulis Eko kepada Kompas.com, Selasa (10/3/2026).
Eko menegaskan PAN akan tetap fokus menjalankan agenda perjuangan partai untuk membantu masyarakat melalui berbagai program dan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat.
Selain itu, PAN juga berharap proses hukum yang berjalan di KPK dilakukan secara objektif, transparan, serta menjunjung tinggi prinsip keadilan.
"Partai tidak memberikan toleransi terhadap tindakan yang bertentangan dengan hukum dan nilai-nilai integritas," tegasnya Eko menegaskan komitmen PAN dalam mendukung pemberantasan korupsi.
Bagi PAN, peristiwa ini sangat mengecewakan karena tidak sejalan dengan semangat perjuangan partai yang sejak awal berkomitmen untuk bekerja bagi kepentingan rakyat.
Lebih lanjut, Eko mengatakan, partainya juga memutuskan untuk memberhentikan Fikri Thobari dari keanggotaan dan seluruh jabatan struktural partai menyusul penetapannya dalam OTT oleh KPK.
Sumber: Tribunnewsmaker.com
| Sosok 5 Dokter yang Laporkan Menkes Budi Gunadi Sadikin ke Polisi, Dugaan Gelar Palsu 'Insinyur' |
|
|---|
| Pilu Kondisi Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Kasus Sambo, BB Turun, Tak Berdaya di Kasur |
|
|---|
| Polemik Lomba Cerdas Cermat, Disdik Kalbar Sebut Speaker Error, MPR Minta Maaf & Nonaktifkan Juri |
|
|---|
| Disalahkan Juri Cerdas Cermat, Josepha Alexandra Kini Bernasib Mujur, Dapat Beasiswa S1 ke Tiongkok |
|
|---|
| Berani Protes ke Juri, Josepha Alexandra Peserta Cerdas Cermat MPR Muncul, Sindir Ucapan MC: Lucunya |
|
|---|