Nasib Mirwan MS, Bupati Aceh Selatan Dipecat Gerindra dari Ketua DPC, Umrah saat Banjir: Disayangkan
Inilah nasib Mirwan MS, Bupati Aceh Selatan dipecat Gerindra dari Ketua DPC, umrah saat banjir: Sangat disayangkan
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Ringkasan Berita:
- Partai Gerindra resmi mengambil langkah tegas dengan memecat Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, dari jabatannya sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan.
- Mirwan menjadi pusat perhatian publik akibat isu keberangkatannya menunaikan umrah ketika wilayah yang dipimpinnya sedang mengalami bencana.
- Banyak pihak menilai langkah tersebut menunjukkan kurangnya kepekaan terhadap kondisi darurat yang sedang melanda daerah yang ia pimpin.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Partai Gerindra resmi mengambil langkah tegas dengan memecat Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, dari jabatannya sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan.
Keputusan ini muncul setelah Mirwan menjadi pusat perhatian publik akibat isu keberangkatannya menunaikan umrah ketika wilayah yang dipimpinnya sedang mengalami bencana.
Sekjen DPP Gerindra, Sugiono, menegaskan sikap partai dengan mengatakan, "Oleh karena itu DPP Gerindra memutuskan untuk memberhentikan yang bersangkutan sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan."
Sugiono menyampaikan bahwa dirinya telah menerima laporan lengkap terkait situasi tersebut dan mengaku menyayangkan tindakan Mirwan sebagai seorang pemimpin daerah.
Ia menuturkan, "Tadi saya dilaporkan mengenai bupati Aceh Selatan yang juga merupakan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Aceh Selatan. Sangat disayangkan sikap dan kepemimpinan yang bersangkutan."
Nama Mirwan MS pun terus menjadi perbincangan luas karena keberangkatannya ke Tanah Suci dilakukan saat warganya tengah berjibaku menghadapi banjir dan longsor.
Banyak pihak menilai langkah tersebut menunjukkan kurangnya kepekaan terhadap kondisi darurat yang sedang melanda daerah yang ia pimpin.
Baca juga: Sosok Istri Bupati Aceh Selatan yang Viral Umroh, Dapat Ucapan Barakallah Fii Umrik, Sedang Ultah?
Persoalan ini memicu gelombang kritik hingga akhirnya mempengaruhi posisi politik Mirwan di internal partai.
Gerindra menilai keputusan yang diambil Mirwan tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin yang seharusnya hadir untuk rakyat di saat krisis.
Publik pun menyoroti bahwa seorang pejabat daerah seharusnya menempatkan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama.
Akibat tekanan dari berbagai pihak, langkah tegas partai dianggap sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap konstituen dan citra organisasi.
Perjalanan umrah Mirwan, yang dianggap tidak sensitif terhadap penderitaan warga, menjadi alasan utama mengapa kasus ini berkembang menjadi isu nasional.
Warga Dilanda Banjir Besar
Awal Desember 2025, Kabupaten Aceh Selatan dilanda banjir besar yang merendam belasan kecamatan.
Ribuan warga terdampak, rumah-rumah terendam, dan pemerintah daerah bahkan mengeluarkan surat resmi yang menyatakan tidak sanggup menangani bencana tanpa bantuan dari pemerintah provinsi maupun pusat.
Baca juga: Unggahan Instagram Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Setelah Viral Disebut Umroh: Kondisi Sudah Membaik
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS pun memilih untuk melaksanakan ibadah umrah setelah menerbitkan surat ketidaksanggupan dalam penanganan tanggap darurat banjir dan longsor yang menerjang 11 kecamatan di wilayahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Kolase-Mirwan-MS-Bupati-Aceh-Selatan-pergi-umroh.jpg)