Berita Viral
Dituding Terima Uang Korupsi, Gubernur Sumut Bobby Nasution Minta Penuduh Lebih Dulu yang Diperiksa
Bobby Nasution, akhirnya angkat bicara terkait tudingan adanya aliran dana korupsi kepada dirinya.
Editor: Candra Isriadhi
Ringkasan Berita:
- Bobby Nasution merespons tuduhan adanya aliran dana korupsi proyek perkeretaapian untuk Pilgub Sumut 2024.
- Isu muncul dari pernyataan mantan pejabat DJKA, Danto, dalam sidang.
- Bobby meminta kejelasan waktu dugaan korupsi dan kaitannya dengan pelaksanaan pemilihan gubernur.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, akhirnya angkat bicara terkait tudingan adanya aliran dana korupsi proyek perkeretaapian di wilayah Medan yang disebut-sebut digunakan untuk kepentingan Pilgub Sumut 2024.
Isu tersebut mencuat ke publik setelah muncul pengakuan dari mantan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, Danto, dalam sebuah persidangan.
Pernyataan itu pun langsung menjadi sorotan dan memicu berbagai spekulasi.
Menanggapi hal tersebut, Bobby Nasution tidak tinggal diam.
Ia mempertanyakan secara tegas kronologi dari tudingan yang diarahkan kepadanya.
Bobby menilai, perlu ada kejelasan mengenai waktu terjadinya dugaan korupsi tersebut, terutama jika dikaitkan dengan momentum pemilihan gubernur.
Ia menekankan pentingnya melihat fakta secara utuh agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.
Baca juga: Donald Trump Tegas Tolak Ajakan Netanyahu Provokasi Warga Iran, AS‑Israel Mulai Berseberangan?
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Bobby ingin meluruskan isu yang beredar sekaligus meminta kejelasan atas tuduhan yang dinilai belum memiliki kronologi yang jelas.
Hingga kini, polemik tersebut masih menjadi perhatian publik, terutama karena menyangkut dugaan korupsi dan dinamika politik menjelang Pilgub Sumatera Utara.
"Coba lihat korupsinya tahun berapa? Pilgubnya tahun berapa? Jangan-jangan KPU belum tentukan waktu Pilgubnya mereka sudah korupsi," ujar Bobby saat ditemui di Kantor KONI Sumut, Jumat (10/4/2026).
"Jadwal dari KPU aja belum keluar, dia sudah bilang untuk Pilgub," sambungnya.
Minta Bukti dari Penuduh
Bobby menegaskan, pihak yang menyampaikan tuduhan harus mampu membuktikan pernyataannya di pengadilan.
Ia menyebut, beban pembuktian berada pada Danto sebagai pihak yang mengungkap dugaan tersebut.
"Tanya aja dia, korupsinya kapan? Pilgubnya kapan? Nyetornya kapan? Kalau misalnya saya diminta keterangan, ya dia dulu, dia yang ngomong, dia kasih bukti dong," ujarnya.
Baca juga: Iran Gempur Habis-habisan Fasilitas Energi Arab Saudi, Perusahaan AS Jadi Sasaran Utama
Pengakuan Danto di Persidangan
Dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi DJKA wilayah Medan, Rabu (1/4/2026), Danto mengaku diperintahkan mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk mengumpulkan dana.
Sumber: Kompas.com
| Wujud Uang Tunai Rp11,4 T Hasil Jerih Payah Kejagung Selamatkan Uang Negara, Menggunung Tinggi |
|
|---|
| Kepala Dapur MBG Diduga Dicekik Pemilik Yayasan hingga 3 Kali, SPPG di Medan Terpaksa Berhenti |
|
|---|
| 1,5 Tahun Pimpin RI Presiden Prabowo Sebut Sudah Selamatkan Uang Negara Rp31,3 T, Ini Sangat Besar |
|
|---|
| Aksi Nekat Briptu BTS, Oknum Polisi Ngintip Polwan saat di Kamar Mandi SPN Polda Jateng Tuai Sorotan |
|
|---|
| Kondisi Gedung Kementerian Saat WFH ASN Hari Jumat Digelar Pertama, Ruangan Sepi Imbas Efisiensi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Potret-Bobby-Nasution-dokumen-TRIBUN-MEDAN.jpg)