Selebrita
Kabar Narji Dulu Eksis di TV Kini Nyaman Jadi Petani, Keliling Indonesia hingga Jadi 'Konsultan'
Inilah kabar terbaru Narji, dulu eksis di TV kini nyaman jadi petani, keliling Indonesia hingga Jadi 'konsultan dadakan'.
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Kabar Narji Dulu Eksis di TV Kini Nyaman Jadi Petani, Keliling Indonesia hingga Jadi 'Konsultan'
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Komedian Narji, yang dahulu akrab di layar kaca lewat aksi lawak kocaknya bersama grup Cagur, kini memilih jalan hidup yang jauh berbeda dari dunia hiburan.
Sosok yang dulu dikenal sebagai pelawak serba bisa itu kini lebih sering terlihat di sawah, ladang, atau kebun, bukan lagi di studio televisi.
Narji ternyata tengah serius menapaki karier barunya sebagai seorang petani, sebuah profesi yang ia sebut sebagai panggilan hati.
Perjalanan hidupnya ke dunia pertanian bukan sekadar hobi sementara, melainkan sebuah bentuk kembalinya ia pada akar keluarga.
Narji memang lahir dari keluarga petani di kawasan Pamulang, di mana masa kecilnya banyak dihabiskan di sawah dan kebun milik kakek serta ayahnya.
"Saya itu sebenarnya pengin flashback waktu kecil. Saya masih bisa lihat empang, lihat sungai bersih," kata Narji, dikutip dari Kompas.com.
Kenangan masa kecil yang penuh aroma tanah basah dan gemericik air sawah menjadi salah satu alasan kuat mengapa ia memilih jalan ini.
Kini, kegiatan sehari-hari Narji lebih banyak diisi dengan perjalanan keliling Indonesia sebagai duta sebuah produk pertanian.
Melalui peran tersebut, ia berkesempatan bertemu langsung dengan para petani di berbagai pelosok desa.
Ia mendengar langsung cerita perjuangan mereka, sekaligus menyerap keluh kesah mengenai tantangan yang dihadapi di lapangan.
"Sebulan aku di rumah cuma empat hari atau lima hari. Ketemu petani-petani di seluruh Indonesia," ujarnya.
Tidak jarang, ia pun menjadi tempat curhat para petani, bahkan sering disebut sebagai "konsultan dadakan".
Baca juga: Belajar Otodidak, Narji Malah jadi Tempat Konsultasi Petani soal Hama: Seolah Saya Udah Ahli Banget
Petani kerap datang membawa sampel tanaman yang sakit dan menanyakan solusi atas serangan hama atau penyakit unik.
Narji bercerita bahwa ada istilah aneh yang pernah ia dengar, misalnya “busuk pantat” pada bawang atau “janda pirang” pada cabai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Narji-memiliki-sawah-seribu-hektar-untuk-investasi-jangka-panjang.jpg)