Selebrita
Reaksi Ernest Prakasa Usai Aurelie Moeremans Rilis Buku Broken Strings, Apresiasi Setinggi Langit
Ernest Prakasa beri pujian tinggi pada buku Broken Strings Aurelie, sebut kisahnya kuat dan menyentuh.
Editor: Eri Ariyanto
Ringkasan Berita:
- Ernest Prakasa mengapresiasi keberanian Aurelie Moeremans lewat buku Broken Strings yang mengangkat kisah child grooming.
- Ernest Prakasa menilai buku tersebut mampu memberi harapan dan kekuatan bagi banyak perempuan muda.
- Aurelie mengaku tak menyangka bukunya viral dan menerima pro-kontra sebagai bagian dari proses.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Reaksi sutradara sekaligus komika Ernest Prakasa atas perilisan buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans langsung mencuri perhatian publik dan warganet.
Ernest Prakasa menyampaikan apresiasi tinggi terhadap keberanian Aurelie Moeremans mengangkat kisah personal yang sarat luka, emosi, dan proses penyembuhan.
Dukungan Ernest Prakasa pun dinilai sebagai bentuk pengakuan atas kekuatan narasi Aurelie Moeremans, sekaligus mempertegas bahwa buku tersebut bukan sekadar curhat, melainkan karya yang penuh makna.
Baca juga: Akhirnya Roby Tremonti Ngaku Kirim Pesan ke Hesti Purwadinata & Edo Borne: Cuma Mengingatkan Saja
Aurelie Moeremans mencuri perhatian usai rilis buku Broken Strings
Nama aktris Aurelie Moeremans mencuri perhatian publik melalui sebuah karya tulis yang mengungkap sisi paling personal dari perjalanan hidupnya.
Lewat buku Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth, Aurelie membuka kembali kisah kelam masa remajanya yang selama ini tersimpan rapat.
Aktris kelahiran Brussel, Belgia pada 8 Agustus 1993 itu, merilis buku tersebut pada 10 Oktober 2025.
Dalam tulisannya, Aurelie mengisahkan pengalaman pahit ketika dirinya menjadi korban manipulasi dan pendekatan dari orang dewasa di usia muda, sebuah praktik yang dikenal sebagai child grooming.
Pengakuan jujur itu sontak menyentuh banyak pembaca dan memantik diskusi luas di media sosial.
Buku Broken Strings pun dengan cepat viral dan mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk sutradara sekaligus penulis Ernest Prakasa.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @ernestprakasa, pria berusia 43 tahun ini, menyampaikan apresiasi atas keberanian Aurelie menuangkan pengalaman traumatis tersebut ke dalam sebuah karya.
“Your bravery matters.
Keberanianmu sangat berarti,” ujar Ernest, dikutip Tribunnews, Rabu (14/1/2026).
Tak hanya mengapresiasi keberanian Aurelie, Ernest juga menilai buku tersebut memiliki dampak yang jauh lebih luas.
Ia meyakini kisah yang dibagikan Aurelie mampu memberi kekuatan sekaligus harapan bagi banyak perempuan yang pernah mengalami peristiwa serupa.
“Your book will save a lot of young girls out there.
GBU @aurelie.
| Ruben Onsu Berang Dituding Tak Nafkahi Anak Sarwendah, Ayah Onyo Pamer Bukti Transfer Rp 255 Juta |
|
|---|
| Vicky Prasetyo Siap Nikah Lagi, Sudah Datangi KUA, Calon Istrinya Orang Semarang dan Masih Remaja |
|
|---|
| Diam-diam Raffi Ahmad Operasi Sepulang Haji, Punggung Kiri Memerah Diperban, Semua Teman Bingung |
|
|---|
| Curhat ART Kabur dari Rumah Erin Usai Diancam Eks Istri Andre Taulany, Panjat Pagar 2 Meter: Takut |
|
|---|
| Sosok Wendy Lo, Adik Sarwendah yang Sindir 'Drama Bencong' di Konflik Ruben Onsu, Dituduh Provokator |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Isi-dari-buku-Broken-Strings-karya-Aurelie-Moeremans.jpg)