Selebrita
Merasa Senasib, Ibu Ratu Sofya Beri Pesan Haru untuk Aurelie Moeremans: Terima Kasih Telah Bersuara!
Merasa senasib, Ibunda Ratu Sofya sampaikan pesan haru untuk Aurelie Moeremans: "Terima Kasih Telah Bersuara".
Penulis: Candra Isriadhi
Editor: Candra Isriadhi
Ringkasan Berita:
- Ibunda Ratu Sofya menganggap buku Broken Strings sebagai instrumen edukasi penting untuk menyadarkan masyarakat tentang bahaya manipulasi dalam hubungan.
- Intan Masthura mengeklaim bahwa Cornelio Sunny melakukan pembatasan terhadap pekerjaan Ratu Sofya (syuting dan promo film) sebagai bentuk kontrol terhadap sang istri.
- Artikel ini menyoroti pola psikologis di mana korban manipulasi cenderung menyalahkan keluarga karena merasa "diselamatkan" oleh pasangan, padahal sedang diisolasi secara sosial.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Gelombang pengakuan Aurelie Moeremans melalui buku Broken Strings ternyata memicu keberanian bagi para orang tua yang merasa anaknya terjebak dalam situasi serupa.
Salah satunya adalah Intan Masthura, ibunda dari aktris muda Ratu Sofya.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Intan secara terbuka menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Aurelie.
Ia merasa kisah perundungan dan manipulasi (grooming) yang dialami Aurelie sangat menggambarkan apa yang kini menimpa putrinya sejak menjalin hubungan hingga menikah dengan aktor Cornelio Sunny.
Baca juga: 7 Mantan Pacar Aurelie Moeremans Sebelum Dinikahi Tyler Bigenho, Termasuk Marcello Tahitoe
Tudingan Manipulasi dan Penghambatan Karier
Pernikahan Ratu Sofya dan Cornelio Sunny hingga kini memang diketahui belum mengantongi restu dari sang ibu.
Intan Masthura meyakini bahwa putrinya saat ini sedang berada di bawah pengaruh kuat sang suami yang ia anggap sebagai sosok manipulator.
Bahkan, Intan secara terang-terangan menyebut bahwa Cornelio Sunny telah menghambat langkah karier Ratu Sofya di dunia seni peran dengan alasan kecemburuan yang tidak sehat.
"Gak boleh shooting dan promo filmnya, tahu kalian kenapa?" tulis Intan Masthura dalam unggahannya.
Menurutnya, hal tersebut merupakan taktik Cornelio untuk menjauhkan Ratu dari lingkungan sosial agar tidak terjadi cinta lokasi dengan lawan main lain.
Baca juga: Cara Elegan Gibran Balas Roastingan Pandji soal Mata Ngantuk, Tompi & Raffi Ahmad Ikut Bereaksi
Mengapresiasi Keberanian Aurelie Moeremans
Bagi Intan, buku Broken Strings bukan sekadar memoar, melainkan sebuah peringatan bagi publik.
Ia merasa suara Aurelie telah mewakili jeritan hati orang tua yang kehilangan kedekatan dengan anaknya akibat doktrin pihak luar.
"Terimakasih Aurelie dengan cerita hidupmu dan semoga bisa jadi pelajaran untuk orang lain," ucap Intan penuh emosi.
Bahaya 'Doktrin' yang Memisahkan Keluarga
Intan menyoroti betapa sulitnya menyadarkan korban grooming.
Sumber: Tribunnewsmaker.com
| Momen 100 Hari Kematian Vidi Aldiano, Banyak Barang Dilungsurkan Ustaz Dapat Jas Mahal Sang Penyanyi |
|
|---|
| El Rumi dan Syifa Hadju Bakal Menikah di Bali, Al Ghazali Tak Akan Datang, Maia Estianty Sudah Paham |
|
|---|
| Terbiasa dengan Ocehan Netizen, Ria Ricis Santai Tanggapi Warganet yang Kepoin Hidung Mancungnya |
|
|---|
| Kisah di Balik Usaha Acar Buntut Sapi Milik Fahmi Bo, Sosok Artis Pemberi Modal Akhirnya Terbongkar |
|
|---|
| Mewahnya Penampilan Maia Estianty di Resepsi El & Syifa, Pakai 1 Set Berlian, Tata Janeeta: Gorgeous |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/intan-masthura-merasa-anaknya-yakni-ratu-sofya-merupakan-korban-grooming.jpg)