Selebrita
Roby Tremonti Tuduh Buku Broken Strings Ditulis Pakai AI Karena Rapi, Sindir Aurelie: Kayak Pinter
Roby Tremonti tuduh buku Broken Strings hasil AI karena kalimat rapi, sindir Aurelie: Kayak pinter aja.
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Namun, dua tahun berselang, tepatnya pada 2013, Aurelie memilih berpisah.
Perpisahan itu diduga dipicu oleh adanya kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.
Berdasarkan rangkaian kisah tersebut, Roby kemudian dikaitkan dengan tokoh Boby yang diceritakan Aurelie dalam bukunya.
Menanggapi hal itu, Roby mengaku merasa heran dengan proses penulisan buku Broken Strings.
Ia mempertanyakan bagaimana Aurelie menulis buku tersebut saat tidak berada di Indonesia.
"Nulis biku nyeberang laut, dia lagi gak di Indonesia. Lucu gak sih ? Nulis buku orangnya tuh gak di Indonesia," kata Roby saat live Instagram.
Menuduh Gunakan AI
Bahkan ia menuduh Aurelie menggunakan AI untuk menulis Broken Strings.
"Kata-katanya aja feeling gua pake promt tuh, indah banget, kayak yang pinter aja," katanya.
Prompt seperti instruksi atau masukan yang ditulis di AI agar AI bisa memahami dan memberi respons yang diinginkan.
Ia bahkan mengancam sejumlah netizen yang dinilai telah menghina.
Baca juga: Aurelie Klaim Pernikahannya dengan Roby Tremonti Tidak Sah, Gereja Buka Suara: Romonya Pindah Tugas
"Mulai kan gua kepancing. Kalau ada celahnya sih gua proses. Kalau dia masih berkoar-koar, hati-hati, saya gak mundur nih. Orangnya ada. Kalau yang ngata-ngatain, saya mintain pertanggungjawabannya," katanya.
Sedangkan Aurelie sejak awal rilis Broken Strings sudah menerangkan bahwa ia melakukan seluruh redaksional seorang diri.
Pasalnya dia mencoba untuk penerbit namun tidak ada yang bersedia.
"Kayaknya gak bisa nih ceritanya terlalu sensitif, kurang cocok blablabla. Akhirnya aku mutusin untuk publish sendiri," katanya.
Pun dengan editor, ia mengandalkan suaminya Tyler Bigenho.
"Dikasih kontak editor, kok kayak gak niat. Aku minta dia baca bukunya baca 5 chapter tuh butuh 2 minggu lebih dan gak selesai. Daripada gak niat aku aja deh yang ngurus sendiri," katanya.
"Akhirnya aku ngerapihin diary aku, terus Tyler baca untuk memastikan gak ada kesalahan, akhirnya 10 Oktober mengeluarkan buku," katanya.
(Tribunnewsmaker.com/ TribunnewsBogor)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/potret-lawas-Aurelie-Moeremans-dan-Roby-Tremonti.jpg)