Selebrita
Perang Knetz vs Netizen Indo Makin Memanas, Artis Kenamaan Ini Rela Turun ke Medan Pertempuran
Perang Knetz vs Netizen Indo makin memanas, artis kenamaan turun ke medan pertempuran.
Editor: Candra Isriadhi
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Perang Knetz vs Netizen Indo makin memanas, artis kenamaan turun gunung.
Sampai Jumat (13/2/2026) perang Knetz dengan Netizen Indo masih berlangsung di X (dulunya Twitter).
Perseteruan ini bahkan jadi trending topik di Indonesia.
Belakangan, tak cuma netizen biasa yang menggubris unggahan rasis Knetz kepada netizen Indonesia.
Sederet artis dan selebgram juga turut serta dalam 'perang' media sosial melawan Knetz tersebut.
Terlihat akun diduga milik penyanyi Ziva Magnolya ikut merespon adu argumen antara Knetz dengan netizen Indonesia.
Baca juga: Imbas Perang Netizen ASEAN & Knetz, Baskara Mahendra Diejek Mirip Pekerja Pabrik, Tanggapi Santai
Akun Ziva tak terima saat ada netizen Indonesia yang diledek Knetz.
Hal itu bermula saat ada netizen Indonesia yang memamerkan wajah cantiknya dengan caption menyindir Knetz.
"Aku cantik tanpa operasi plastik," tulis akun yawnzrara.
"Tidak terlalu cantik," tulis akun 029703_hj.
Membaca balasan ketus dari netizen Korea, akun Ziva gusar.
Akun Ziva pun menyuruh Knetz tersebut untuk memamerkan wajahnya jika memang dirinya cantik.
"Yaudah mana muka lu," balas akun Ziva Magnolya.
Baca juga: Viral Diludahi Indra Frimawan, Fajar Sadboy Tetap Bela Sang Komika, Amanda Manopo: Ya Apapun Itu
Bukan cuma Ziva, selebgram kenamaan Tasya Farasya juga ikut panas melihat war antara Knetz dengan netizen Indonesia.
Tasya terlihat gusar saat mengetahui warga Indonesia dihina.
"Indonesia dikata jelek sama S Korean. Woy coba lah kau datang ke mall Senayan City hari Sabtu. Cantiknya perempuan2 itu paripurna. Itu aja rakyat biasa. Bukan artis," tulis akun travelmom.id.
"Haaaah? Yaampun aku harus bantu up foto g huft," kata Tasya Farasya.
Kronologi Perang Netizen Korea Selatan vs Indonesia di X
Kronologi perang netizen Korea Selatan vs Indonesia di X, gara-gara konser.
Diketahui di media sosial X (dulu Twitter) ramai perang antara netizen Korea Selatan dan Indonesia.
Lantas bagaimana hal itu bisa terjadi?
Perseteruan antara netizen Korea alias Knetz dengan netizen Indonesia itu sampai merajai trending pada hari ini, Kamis (12/2/2026).
Belakangan, bukan hanya dua negara yang terlibat.
Beberapa netizen dari negara di ASEAN seperti Malaysia, Thailand hingga Filipina pun ikut bergabung dalam perseteruan tersebut.
Baca juga: Belum Temui Ressa Rossano Usai Pengakuan Anak, Denada Dianggap Punya Motif Tersembunyi di Baliknya
Warganet dari ASEAN itu membela netizen Indonesia atau yang sering dijuluki netizen +62.
Hingga akhirnya gelar SEABlings alias ikatan persaudaraan di antara netizen negara-negara ASEAN pun jadi trending di X (Twitter)
Pasalnya, netizen dari ASEAN kompak menyentil netizen Korea Selatan yang membuat cuitan bermuatan rasis untuk Indonesia.
Menangkal postingan soal rasis dari Knetz, netizen dari ASEAN pun membela Indonesia dengan balasan yang tak kalah pedas.
Sebenarnya bagaimana awalnya perseteruan tersebut?
Dihimpun TribunnewsBogor.com dari Twitter, ternyata awal mula konflik di media sosial antaran Knetz dengan netizen Indonesia berasal dari kejadian beberapa hari lalu.
Awalnya, ada band asal Korea Selatan bernama Day6 menyelenggarakan konser di Malaysia di akhir Januari 2026 lalu.
Di konser Day6 tersebut rupanya ada fansite alias fans yang bertugas mengambil foto idol Kpop dari Korea yang datang ke konser itu.
Baca juga: Keluarga Tika Masih Tak Terima, Pesulap Merah Poligami di Atas Penderitaan Istri Pertama: Luka Batin
Saat konser Day6 berlangsung, fansite asal Korea itu terciduk membawa kamera profesional berukuran besar dan mengganggu fans lain.
Hal itu akhirnya diviralkan oleh fans Day6 Malaysia hingga membuat fansite tersebut mengamuk.
Keributan antara fans Day6 dengan fansite Korea pun terjadi di X setelah konser berlangsung.
Fansite Korea itu bahkan kabarnya mengancam netizen Malaysia dengan pasal hukum.
Hingga akhirnya perseteruan itu selesai dan fansite Korea tersebut minta maaf sendiri.
"Perkara awalnya tuh krn pas konser DAY6 di KL, si fansite bawa kamera pro & lensa tele pdhl barang yg dilarang sama promotor konser."
"Ke foto sama penonton MY. Fansitenya ngamuk, ngancem pake UU ITE. Sempet war kecil, tp akhirnya dia ngetwit minta maaf," tulis akun @kcharenina.
Namun setelah perseteruan antara fans Day6 dengan fansite Korea mereda, justru ada Knetz yang kembali mengungkit soal idol Kpop.
Knetz tersebut lantas melayangkan cuitan bernada rasis terhadap orang-orang di Asia Tenggara hingga kondisi perekonomiannya.
Cuitan Knetz bernada rasis itu lantas dibalas oleh netizen Indonesia.
Ingin membela fans Kpop di Malaysia, netizen Indonesia tak terima warga di ASEAN dihina.
Konflik bernada rasis itu akhirnya merembet sampai Knetz membahas soal video klip grup vokal asal Indonesia, No Na.
Knetz meledek video klip lagu No Na yang diambil di tengah sawah.
Tak terima No Na diejek Knetz, netizen Indonesia pun membalasnya.
Beberapa netizen lain dari ASEAN seperti Malaysia hingga Thailand pun membantu netizen Indonesia membalas Knetz.
"Saya tidak punya uang jadi saya tidak bisa menyewa peralatan. Saya mengambil foto ini di ladang. Apakah Anda sedang dalam perjalanan menanam bibit padi?" tulis Knetz.
"Ingat sikit eh ko makan nasi pun sampai kerak kerak rendam air tau," balas netizen Malaysia.
"Kenapa ya orang korea kalo interact sama tweet bahasa inggris, balesnya pake korea. Negara maju tapi penduduknya mostly bobrok inggrisnya," tulis netizen Indonesia
"Saya iri kepada mereka yang fasih berbahasa Inggris tetapi hidup dalam kemiskinan," balas Knetz.
(Tribunnewsmaker.com/Tribunnewsbogor.com)
Sumber: Tribun Bogor
| Trauma Ammar Zoni Kembali ke Nusakambangan, Kondisi Tidur yang Menyiksa hingga Jarang Lihat Matahari |
|
|---|
| Pernyataan Ammar Zoni dari Nusakambangan, Alami Tekanan Mental: Jarang Diizinkan Keluar Ruangan |
|
|---|
| Nama Baik Tercemar, Dewi Perssik Polisikan Akun Palsu hingga Penyebar Hoaks Kematian: Gak Ada Maaf |
|
|---|
| Sule Bongkar Polemik Warisan Lina Jubaedah, Singgung Aset Hilang hingga Gugatan Teddy Pardiyana |
|
|---|
| Konflik Inara-Insanul-Mawa Belum Usai! Tersangka Belum Ditetapkan, Kejanggalan CCTV Dipersoalkan |
|
|---|