Selebrita
Nama Baik Tercemar, Dewi Perssik Polisikan Akun Palsu hingga Penyebar Hoaks Kematian: Gak Ada Maaf
Dewi Perssik akhirnya mengambil langkah hukum usai namanya dicatut akun palsu dan dirinya diterpa hoaks meninggal dunia.
Editor: Delta Lidina
Ringkasan Berita:
- Dewi Perssik melaporkan dugaan pencurian identitas ke Polda Metro Jaya setelah banyak akun Facebook memakai nama dan fotonya tanpa izin.
- Dewi khawatir akun palsu tersebut dipakai untuk penipuan hingga endorse ilegal yang dapat merugikan masyarakat dan merusak kepercayaan klien terhadap dirinya.
- Selain akun palsu, Dewi juga berencana melaporkan 16 akun TikTok yang menyebarkan hoaks dirinya meninggal dunia dan mencurigai ada sosok dalang yang mengatur penyebaran kabar palsu itu.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Dewi Perssik akhirnya memilih membawa persoalan akun palsu yang mencatut namanya ke jalur hukum.
Didampingi kuasa hukumnya, Sandy Arifin, pedangdut yang akrab disapa Depe itu mendatangi Polda Metro Jaya pada Rabu (13/5/2026) untuk melaporkan dugaan pencurian identitas di media sosial.
Langkah tersebut diambil setelah Dewi merasa keberadaan akun Facebook palsu sudah merugikan dirinya, baik secara pribadi maupun profesional.
"Secara imateriil kita rugi, Mas. Nama baik, kepercayaan usaha pasti (terganggu)," papar Dewi Perssik usai pemeriksaan, dikutip dari Grid.id, Rabu (13/5/2026).
"Karena ada orang lain yang akhirnya kurang percaya, seperti klien kepada kita, karena ada identitas palsu yang menggunakan nama Dewi Perssik," tambah Depe.
Menurut Dewi, akun-akun palsu itu tidak hanya memakai nama dan fotonya tanpa izin, tetapi juga mengunggah konten bernuansa galau yang dianggap tidak mencerminkan dirinya.
Ia juga khawatir akun tersebut suatu saat dipakai untuk penipuan atau aktivitas komersial ilegal yang bisa merugikan masyarakat.
Kuasa hukumnya menegaskan laporan ini dibuat sebagai langkah antisipasi sebelum muncul korban lain akibat penyalahgunaan identitas sang artis.
"Jangan sampai nanti (akun itu) menggunakan sarana dengan namanya Mbak Dewi, kemudian dia melakukan penipuan atau meng-endorse. Itu yang lagi kita sampaikan, jangan sampai terjadi banyak korban kepada orang lain," jelas Sandy Arifin.
Tim hukum Dewi diketahui telah menyerahkan bukti digital berupa tangkapan layar hingga video kepada penyidik dalam bentuk flashdisk.
Meski sebelumnya kerap memilih memaafkan pelaku kasus serupa, kali ini Dewi memastikan tidak akan membuka ruang damai.
"Mungkin mereka melihat kasus saya yang sebelumnya selalu dimaafkan. Jadi yang sekarang ini waktunya saya untuk memberikan pelajaran aja. Enggak ada kata maaf, biar berproses hukum saja," tegas pelantun Mimpi Manis tersebut.
Dalam pemeriksaan tersebut, Dewi mendapat sekitar 23 pertanyaan dari penyidik terkait laporan yang dibuatnya.
Diterpa Hoaks Meninggal Dunia
Selain kasus akun palsu, Dewi Perssik juga tengah menyiapkan langkah hukum terkait penyebaran hoaks yang menyebut dirinya meninggal dunia akibat kecelakaan.
Baca juga: Dewi Perssik Tak Terima Ibunya Masuk Akun Gosip Abal-abal, Diframing Negatif Perkara THR Rp15 Ribu
Hoaks itu disebut menyebar masif melalui fitur “Komal” atau Kolaborasi Massal di TikTok.
Sumber: Banjarmasin Post
| Sule Bongkar Polemik Warisan Lina Jubaedah, Singgung Aset Hilang hingga Gugatan Teddy Pardiyana |
|
|---|
| Konflik Inara-Insanul-Mawa Belum Usai! Tersangka Belum Ditetapkan, Kejanggalan CCTV Dipersoalkan |
|
|---|
| Sosok Dede Sunandar, Komedian Diterpa Isu KDRT Istri, Sempat Jadi Cleaning Service hingga Pramusaji |
|
|---|
| Ayu Aulia Bongkar Hubungan dengan Sosok Bupati Inisial R, Kini Kehilangan Rahim Akibat Pernah Aborsi |
|
|---|
| Alyssa Daguise Punya Alasan Khusus Tak Mau Publish Wajah Putri Al Ghazali, Takut Teknologi AI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Dewi-Perssik-saat-ditemui-di-kawasan-Senayan.jpg)