Breaking News:

Sidang Adat Toraja Berujung Damai, Pandji Pragiwaksono: Kedua Pihak Saling Minta Maaf

Pandji Pragiwaksono mengungkap polemik dengan masyarakat adat Toraja kini mulai menemui titik terang.

Grid.id/Argia Melanie Pramesti
Komika Pandji Pragiwaksono saat berada di Bareskrim Mabes Polri, Senin (9/3/2026). 

TRIBUNNEWSMAKER.COM – Komika Pandji Pragiwaksono mengungkapkan bahwa polemik yang sempat terjadi antara dirinya dan masyarakat adat Toraja kini telah menemukan titik terang. Hal tersebut disampaikan Pandji setelah dirinya mengikuti sidang adat bersama perwakilan masyarakat Toraja yang berujung pada kesepakatan damai.

Komika Pandji Pragiwaksono saat berada di Bareskrim Mabes Polri, Senin (9/3/2026).
Komika Pandji Pragiwaksono saat berada di Bareskrim Mabes Polri, Senin (9/3/2026). (Grid.id/Argia Melanie Pramesti)

Pandji menjelaskan bahwa dalam sidang adat tersebut kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan atas persoalan yang sebelumnya sempat menimbulkan polemik. Ia menyebut proses tersebut menjadi ruang dialog bagi semua pihak untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik.

Hal tersebut diungkapkan Pandji usai menjalani pemeriksaan keduanya di Bareskrim Polri yang berlangsung di Mabes Polri pada Senin (9/3/2026).

“Di sidang adat itu keduanya meminta maaf atas apa yang telah terucap dan terjadi,” tegasnya saat ditemui di Bareskrim Mabes Polri, Senin (9/3/2026).

Baca juga: Kabar Bahagia Felicia Tissue, Mantan Pacar Kaesang Kini Dilamar Kekasihnya

Menurut Pandji, sidang adat tersebut menjadi momen penting dalam menyelesaikan persoalan yang sempat terjadi. Ia menilai proses yang dijalankan berlangsung secara terbuka dan memberikan kesempatan bagi semua pihak untuk menyampaikan pandangan mereka.

Pandji juga mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari proses tersebut. Ia menilai konflik yang terjadi dapat menjadi pengalaman berharga, baik bagi dirinya maupun pihak lain yang terlibat.

“Kedua belah pihak punya banyak pembelajaran dari situasi ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Pandji juga menjelaskan bahwa sidang adat yang digelar melibatkan berbagai unsur masyarakat Toraja. Kehadiran para tokoh adat dinilai memberikan legitimasi kuat terhadap proses penyelesaian yang dilakukan.

Ia menyebut perwakilan dari puluhan wilayah adat di Toraja turut hadir dalam sidang tersebut. Selain itu, sidang adat juga dipimpin oleh sejumlah hakim adat yang berperan dalam memfasilitasi jalannya proses musyawarah.

“Sidang itu dihadiri perwakilan dari 32 wilayah adat dan tujuh hakim ketua,” pasti Pandji.

Pandji menambahkan bahwa sidang adat tersebut juga berfungsi sebagai bentuk mediasi antara pihak-pihak yang berselisih. Ia berharap pendekatan dialog seperti ini dapat terus dikedepankan dalam menyelesaikan konflik yang melibatkan masyarakat adat.

Lebih lanjut, Pandji juga berharap penyelesaian perkara yang sedang berjalan dapat mengarah pada pendekatan restorative justice, yakni penyelesaian yang menekankan pemulihan hubungan antara pihak yang berselisih.

“Harapannya yang dikedepankan adalah restorative justice,” tambahnya.

Bagi Pandji, pengalaman mengikuti sidang adat Toraja menjadi salah satu momen yang sangat berkesan dalam hidupnya. Ia melihat bagaimana tradisi penyelesaian konflik melalui mekanisme adat telah berlangsung sejak lama dan masih dijaga hingga saat ini.

“Bagi saya itu pengalaman yang sangat berkesan,” ucapnya.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Tags:
Pandji PragiwaksonoTorajaStand Up Comedy
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved