Seputar Solo Raya
Cantiknya Air Terjun Kedung Kayang, Wisata Hidden Gem Dekat Boyolali, View Gunung Merapi & Merbabu
Cantiknya Air Terjun Kedung Kayang, wisata hidden gem dekat Boyolali, view Gunung Merapi dan Merbabu.
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Ringkasan Berita:
- Air Terjun Kedung Kayang menjadi salah satu permata wisata alam yang paling memikat di Jawa Tengah.
- Keindahan Kedung Kayang semakin sempurna karena berlatar megahnya Gunung Merapi dan Gunung Merbabu yang berdiri gagah di kejauhan.
- Tak hanya dikenal karena panorama alamnya, Kedung Kayang juga menyimpan berbagai kisah sejarah, legenda, hingga cerita mistis yang masih dipercaya sebagian masyarakat setempat.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Di lereng pegunungan yang sejuk dan berkabut, Air Terjun Kedung Kayang menjadi salah satu permata wisata alam yang paling memikat di Jawa Tengah.
Destinasi ini menawarkan pemandangan spektakuler yang mampu membuat siapa pun terpukau sejak pertama kali tiba di lokasi.
Berada di kawasan perbatasan Kabupaten Magelang dan Kabupaten Boyolali, air terjun ini dikelilingi bentang alam hijau yang masih terjaga keasriannya.
Keindahan Kedung Kayang semakin sempurna karena berlatar megahnya Gunung Merapi dan Gunung Merbabu yang berdiri gagah di kejauhan.
Suara gemuruh air yang jatuh dari ketinggian berpadu dengan udara pegunungan yang segar menciptakan suasana menenangkan sekaligus mengagumkan.
Tak hanya dikenal karena panorama alamnya, Kedung Kayang juga menyimpan berbagai kisah sejarah, legenda, hingga cerita mistis yang masih dipercaya sebagian masyarakat setempat.
Keberadaan cerita-cerita tersebut menambah daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang menyukai wisata alam sekaligus budaya.
Air Terjun Kedung Kayang berlokasi di Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Objek wisata ini berada pada ketinggian sekitar 950 meter di atas permukaan laut, menjadikannya salah satu tempat terbaik untuk menikmati panorama pegunungan.
Dengan ketinggian air terjun mencapai sekitar 40 meter dan kemiringan tebing hingga 80 derajat, aliran air yang deras menciptakan pemandangan dramatis yang sulit dilupakan oleh para pengunjung.
Baca juga: 5 Kuliner Legendaris di Klaten Rasa Lezat, Ada Warung Kidul Sop dan Sate Ayam, Berdiri Sejak 1907
Sejarah Nama Kedung Kayang
Di balik keindahannya, Kedung Kayang memiliki kisah legenda yang diwariskan secara turun-temurun.
Konon, nama Kedung Kayang berasal dari pertemuan tiga empu sakti, yakni Empu Putut, Empu Panggung, dan Empu Khalik. Ketiganya mengadakan adu kesaktian yang dikenal dengan nama Tanding Balang.
Dalam perlombaan tersebut, masing-masing empu melempar telur angsa ke dalam sebuah kedung atau kolam alami. Siapa yang telurnya tidak pecah dianggap sebagai pemenang.
Namun, setelah ketiganya melempar telur, seluruh telur justru pecah.
Ketika para empu turun ke dasar kedung untuk mencari pecahan telur, mereka tidak menemukan satu pun cangkangnya.