Breaking News:

Seputar Solo Raya

Wisata Sejarah di Klaten, Ada Candi Merak dengan Relief Unik & Penuh Makna, HTM Gratis

Inilah rekomendasi wisata sejarah di Klaten, ada Candi Merak dengan relief unik dan penuh makna, HTM gratis.

Tayang:
YouTube Arief W.S
WISATA DI KLATEN - Wisata sejarah, Candi Merak di Klaten. Reliefnya unik dan penuh makna, HTM gratis. 

Ringkasan Berita:
  • Candi Merak jadi rekomendasi wisata sejarah di Klaten dengan relief unik.
  • Meski berada jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, keberadaan candi ini justru menawarkan suasana yang tenang sekaligus sarat nilai sejarah.
  • Candi Merak menjadi alternatif destinasi sejarah selain Candi Prambanan, menawarkan nilai budaya, estetika, dan edukasi mengenai perkembangan agama Hindu di Jawa Tengah.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Di tengah hamparan pedesaan yang tenang di Kabupaten Klaten, berdiri sebuah peninggalan bersejarah yang menyimpan jejak panjang peradaban masa lampau, yakni Candi Merak.

Bangunan kuno ini menjadi saksi bisu kejayaan agama Hindu pada masa Kerajaan Mataram Kuno yang pernah berkembang di wilayah Jawa Tengah berabad-abad silam.

Terletak di Dusun Candi Merak, Desa Karangnongko, Kecamatan Karangnongko, candi ini masih memancarkan pesona sejarah yang mampu menarik perhatian wisatawan maupun pecinta budaya.

Nama Candi Merak sendiri memiliki kisah unik yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.

Konon, kawasan di sekitar candi dahulu menjadi habitat burung merak sehingga nama tersebut kemudian melekat hingga sekarang.

Dari Pusat Kota Solo, lokasi candi dapat ditempuh sejauh sekitar 44 kilometer atau sekitar satu jam lebih perjalanan menggunakan kendaraan pribadi.

Meski berada jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, keberadaan candi ini justru menawarkan suasana yang tenang sekaligus sarat nilai sejarah.

Para peneliti memperkirakan Candi Merak dibangun pada rentang tahun 830 hingga 900 Masehi, menjadikannya salah satu peninggalan penting dari era klasik Nusantara.

Namun perjalanan panjang candi ini tidak selalu berjalan mulus, karena selama berabad-abad bangunan tersebut sempat tertimbun dan nyaris hilang dari perhatian masyarakat.

Baca juga: 5 Tempat Makan Dekat Alun-alun Klaten, Dikenal Favorit, Ada Mie Ayam Bu Yuni dan JADEN Casual Dining

IKON KARANONGKO KLATEN - Candi Merak di Klaten, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.
IKON KARANONGKO KLATEN - Candi Merak di Klaten, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. (Dok./Kemdikbud.go.id)

Pada tahun 1925, situs ini ditemukan dalam kondisi memprihatinkan berupa lahan kosong yang dipenuhi batu-batu berserakan, sejumlah arca yang terkubur, serta sebuah Pohon Joho besar yang berdiri di area tersebut.

Upaya penyelamatan kemudian dilakukan secara bertahap, dimulai dari pemugaran oleh pemerintah Belanda pada tahun 1936 yang berhasil menyusun kembali bagian kaki candi.

Setelah melalui proses panjang yang dilanjutkan pemerintah Indonesia sejak 1985 hingga akhirnya rampung pada 2012, Candi Merak kembali berdiri megah dan kini menjadi salah satu destinasi sejarah yang memperlihatkan kemegahan warisan Hindu kuno di Klaten.

Struktur dan Relief

Candi Merak terdiri dari satu candi induk berbentuk bujur sangkar berukuran 8,38 x 8,38 meter dan tiga candi perwara, meski hanya tersisa kaki dan sebagian tubuhnya.

Arah candi induk menghadap timur, sedangkan candi perwara menghadap barat.

Tangga candi dihiasi makara, kepala ular mitologi dengan mulut terbuka yang berisi arca burung, serta hiasan kepala kala tanpa taring di pintu masuk.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/2
Tags:
Mirwan MSMualemAceh SelatanKlatenCandi Meraktempat wisata
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved