Berita Viral
Dipanggil Kemendagri, Beda Nasib Kepsek Roni dan Wali Kota Prabumulih, Arlan Dapat Sanksi Gerindra
Wali Kota Prabumulih dan Roni, kepala SMPN 1 dipanggil Kemendagri, terjawab kronologi sebenarnya, Arlan dapat sanksi dari Gerindra.
Editor: ninda iswara
Setelah kejadian itu, Arlan pun marah dan langsung meminta agar Roni ditegur serta dimutasi.
Arlan juga meminta supaya satpam sekolah tersebut dipindahtugaskan ke Pol PP.
Baca juga: Sosok Leoni Ayu Pratiwi, Putri Arlan Wali Kota Prabumulih yang Jadi Anggota DPRD di Usia 27 Tahun
"Sekuriti sudah dikembalikan ke sekolah. Dan memang bukan dikeluarkan, cuma dikasih teguran, aku suruh dia di pol pp sementara. Tapi sudah saya kembalikan," ujar Arlan.
Setelah Arlan bercerita, Roni pun menyambungnya.
Sembari tersenyum, Roni membenarkan kronologi yang diceritakan Arlan.
Karenanya, Roni mengaku menerima semua sanksi yang sempat ia terima yakni dimutasi dari sekolah.
"Intinya mutasi bukan pencopotan. Memang benar saya mendapatkan binaan dari bapak Wali Kota Prabumulih. Saya hargai ini sebagai pembinaan dari kepala daerah kepada saya. Pembinaanya berhubungan dengan putri beliau," kata Roni Ardiansyah.
Tak membantah atau menyalahkan orang lain, Roni menerima teguran yang sempat dilayangkan Arlan kepadanya.
"Setelah saya dibina, saya menelusuri kejadian sebenarnya dengan mengumpulkan wakil kepala sekolah dan satpam saya. Hari itu kejadiannya memang kondisi hujan. Untuk mengikuti kegiatan marching band dan tidak diizinkan parkir di dalam (sekolah). Saya hanya mengikuti aturan dari pemerintah (soal tidak boleh mobil parkir di dalam). Saya menerima isu yang beredar, saya harus mendapat teguran dengan harus diganti dengan kepala sekolah yang baru atau plt," ungkap Roni.
Sanksi untuk Walkot Prabumulih
Setelah polemik mutasi kepsek dan satpam itu viral, Kemendagri pun tak tinggal diam.
Diungkap Irjen Kemendagri Sang Made Mahendra Jaya, ia telah memberikan rekomendasi kepada Mendagri terkait sanksi untuk Arlan.
Sanksinya yakni berupa teguran tertulis.
"Ini peristiwa pertama, kita lihat sudah diambil langkah-langkah. Kami akan memberikan laporan lengkap ke pak Menteri, akan memberikan rekomendasi sanksi, akan diberikan sanksi berupa teguran tertulis. Sanksi itu kan bertahap," pungkas Sang Made.
Selama momen konferensi pers berlangsung, terlihat Arlan menampakkan wajah tegang.
Sumber: Tribun Bogor
| Fakta Kasus Pembunuhan Nenek di Pekanbaru, Menantu Jadi Dalang Utama: Gasak Harta Demi Pesta Narkoba |
|
|---|
| BBM Kembali Naik! Pertamax Turbo hingga Dexlite Terkerek per 4 Mei 2026, Ini Rincian Harga Terbaru |
|
|---|
| Terbongkar Ucapan ART yang Picu Amarah Erin, Eks Istri Andre Taulany Murka hingga Pukul Pakai Sapu |
|
|---|
| Detik-detik Mencekam di Jaktim, Pedagang Buah Ditabrak Pajero saat Menyeberang, Pelaku Kabur |
|
|---|
| Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, Menteri PPPA Turun Tangan: Pastikan Lindungi dan Dampingi Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Berikut-ini-sosok-Arlan-Walikota-Prabumulih-yang-diduga-copot-Kepala-Sekolah.jpg)