Berita Viral
Misteri Jasad Bule Dipulangkan dari Bali Tanpa Jantung, Ternyata Tertinggal, Keluarga Curiga!
Turis Australia tewas di Bali, jantungnya hilang saat dipulangkan, keluarga menaruh curiga.
Penulis: Candra Isriadhi
Editor: Candra Isriadhi
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Publik tanah air sempat digemparkan dengan kasus pemulangan jasad seorang warga negara Australia, Byron James Dumschat (BJD), yang ternyata pulang ke negaranya tanpa organ jantung.
Byron sebelumnya ditemukan meninggal dunia pada 26 Mei 2025 di kolam renang sebuah vila di kawasan Kuta, Bali.
Ia sempat dinyatakan meninggal di RS BIMC pukul 10.59 Wita, namun laporan resmi ke polisi baru masuk empat hari kemudian, pada 30 Mei 2025, melalui staf vila.
Jasad Byron diautopsi di RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar pada 4 Juni 2025.
Pihak rumah sakit menegaskan bahwa pengambilan organ vital, termasuk jantung, merupakan prosedur standar untuk memastikan penyebab kematian.
Namun, saat jenazah dipulangkan ke Australia pada 12 Juni 2025, jantungnya tidak ikut serta.
Organ tersebut baru menyusul pada 21 Juli 2025, hampir sebulan setelah jasad tiba di Australia.
Baca juga: Kondisi Terkini Hendra Kurniawan Eks Anak Buah Ferdy Sambo, Istri Sebut Hidup Seperti Roller Coaster
Keterlambatan ini membuat pihak keluarga kaget dan curiga.
Saat autopsi kedua dilakukan di Australia, mereka menemukan bahwa jantung Byron memang tidak ada di tubuhnya.
Kuasa hukum keluarga bahkan menuding pihak rumah sakit terburu-buru mengembalikan organ itu tanpa penjelasan yang memadai, apalagi keluarga juga diminta menanggung biaya tambahan sebesar 700 dolar Australia atau sekitar Rp7 juta untuk repatriasi jantung tersebut.
Pihak RSUP Ngoerah membantah tudingan adanya praktik jual beli organ.
Mereka menegaskan sejak awal sudah memberi tahu keluarga bahwa jantung masih dalam proses pemeriksaan menyeluruh.
Autopsi organ vital, kata mereka, memang membutuhkan waktu lebih lama dibanding pengambilan sampel organ biasa.
Baca juga: Sosok Nany Arianty Utama Istri Irjen Krishna Murti, Suami Menghilang dari Medsos Sejak Dimutasi
Meski demikian, kekecewaan keluarga tidak terhindarkan, terlebih karena komunikasi yang dirasa tidak transparan.
Di sisi lain, misteri kematian Byron sendiri juga masih menyisakan tanda tanya. Malam sebelum meninggal, ia menginap di Villa The Grove Bumbak bersama rekannya, Baily Peter Woods.
Sumber: Tribunnewsmaker.com
| Momen Terakhir 1 Keluarga yang Tewas di Glamping Temanggung, Bakar-bakar Depan Tenda, Masak Daging |
|
|---|
| Fakta Tewasnya 1 Keluarga di Tenda Glamping Temanggung, Ditemukan Sisa Makanan, Pengelola Diperiksa |
|
|---|
| Kesal Film Pesta Babi Diputar Tanpa Izinnya, Mama Sinta Datangi Polda Metro Jaya: Saya Sakit Hati! |
|
|---|
| Tanggapan Bahlil Soal Lagu MBG 'Mas Bahlil Ganteng', Terhibur & Ingin Ajak Penciptanya Makan Bareng |
|
|---|
| Modus Kiai Pekalongan Diduga Cabuli Santriwati, Cuci Otak Korban, Kini Tersangka Malah Ditangisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Kuasa-hukum-keluarga-Byron-dari-Malekat-Hukum-Law-Firm-menunjukkan-foto-almarhum.jpg)