Breaking News:

Berita Viral

Curhat Bangga Istri dr Aaron, Dokter yang Bertaruh Nyawa Amputasi Santri Al Khoziny di Reruntuhan

Dokter Aaron memiliki seorang istri bernama Febri Alkantana. Melalui media sosial miliknya, Febri baru saja mengutarakan rasa bangganya pada suami

Tayang:
Instagram @febrialkantana/Tribun Jatim
DOKTER AARON VIRAL - Kolase dokter Aaron bersama istrinya diambil dari Instagram @febrialkantana. Dokter Aaron bertaruh nyawa amputasi santri Ponpes Al Khoziny di bawah reruntuhan 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Di tengah suasana mencekam evakuasi korban robohnya Pondok Pesantren Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, muncul kisah heroik keberanian dr. Aaron Franklyn Suaduon Simatupang.

Dokter Aaron adalah dokter TNI yang berjaga di lokasi musibah untuk menangani situasi darurat.

Situasi itu pun akhirnya muncul ketika dr Aaron harus mengambil keputusan sulit terkait penanganan seorang korban bernama Nur Ahmad.

Santri bernama Nur Ahmad terjebak di bawah bongkahan beton besar ketika bangunan ambruk.

Tangannya tertindih puing dengan posisi sulit untuk dievakuasi.

SOSOK DOKTER AARON - dr Aaron Franklyn Suaduon Simatupang saat ditemui di RSUD Notopuro Sidoarjo, Kamis (2/10/2025) malam. Sosok dr Aaron Franklyn Suaduon Simatupang, melakukan proses amputasi terhadap Ahmad, korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Sidoarjo, Jatim.
SOSOK DOKTER AARON - dr Aaron Franklyn Suaduon Simatupang saat ditemui di RSUD Notopuro Sidoarjo, Kamis (2/10/2025) malam. Sosok dr Aaron Franklyn Suaduon Simatupang, melakukan proses amputasi terhadap Ahmad, korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Sidoarjo, Jatim. (Kompas | TribunJatim/ Yusron Naufal)

Hanya ada dua pilihan, menunggu alat berat dengan risiko Nur Ahmad makin banyak kehilangan darah yang bisa mengancam nyawa, atau melakukan amputasi di lokasi reruntuhan dengan segala keterbatasan medis dan risiko yang mengikuti.

Baca juga: Sosok Dokter Aaron, Amputasi Korban Reruntuhan Ponpes Al Khoziny, Dokter TNI, Nyawanya Ikut Terancam

Setelah melakukan pertimbangan, dr Aaron akhirnya memilih mengamputasi tangan Nur Ahmad di lokasi reruntuhan.

Hal ini ia lakukan demi bisa menyelamatkan nyawa korban meski harus mengorbankan tangan.

Tanpa fasilitas ruang operasi yang memadai, ia berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga Nur Ahmad tetap stabil selama proses berjalan.

Meski keputusan amputasi tentu meninggalkan luka mendalam bagi Ahmad dan keluarganya, nyawanya berhasil diselamatkan.

Proses ini tentu bukan proses yang mudah.

Selama melakukan operasi, nyawa dr Aaron ikut terancam karena reruntuhan bangunan yang tidak stabil.

Namun hal itu tak membuatnya mundur menjalankan tugas sebagai tim medis dan tim penyelamat.

Curhat Bangga Sang Istri

Ditelusuri Tribunnewsmaker, dr Aaron memiliki seorang istri bernama Febri Alkantana.

Halaman 1/2
Tags:
Al Khozinydr AaronNur AhmadFebri Alkantana
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved