Berita Viral
Sosok Bripka AS Oknum Polisi Diduga Pembunuh Mahasiswi UMM Malang, Pelaku & Korban Sering Cekcok
Mahasiswi UMM ditemukan tak bernyawa dalam kondisi mengenaskan di pinggir sungai kawasan Wonorejo, Pasuruan, pada Selasa (16/12/2025).
Penulis: Candra Isriadhi
Editor: Candra Isriadhi
Ringkasan Berita:
- Kecurigaan kuat mengarah pada Bripka AS, anggota Unit Propam Polsek Krucil yang merupakan kakak ipar korban.
- Jasad korban ditemukan mengenakan helm berwarna merah muda yang dipastikan oleh sang ayah bukan milik korban.
- Rekaman CCTV di sekitar lokasi menunjukkan mobil Strada Triton double cabin milik pelaku mondar-mandir pada waktu kejadian.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Dunia pendidikan dan kepolisian Jawa Timur dikejutkan oleh berita duka yang menyelimuti keluarga besar FAN (22).
Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) asal Probolinggo ini ditemukan tak bernyawa dalam kondisi mengenaskan di pinggir sungai kawasan Wonorejo, Pasuruan, pada Selasa (16/12/2025).
Namun, di balik penemuan jasad tersebut, tersimpan sebuah tabir gelap yang mengarah pada sosok "orang dalam" di keluarga korban.
Dugaan kuat mengarah pada Bripka AS, seorang oknum polisi yang bertugas di Unit Propam Polsek Krucil.
Ironisnya, AS bukan orang asing bagi korban, ia adalah kakak ipar FAN.
Kecurigaan keluarga bukan tanpa alasan.
Baca juga: Dibunuh Anak Sendiri, Harapan Ibu di Medan untuk Anaknya 5 Tahun Lalu Jadi Viral, Berharap Jadi Ini
Ramlan, ayah kandung korban, membeberkan bahwa hubungan putrinya dengan menantunya itu memang sudah lama retak dan penuh konflik.
“AS dan anak saya ini memang bermusuhan sejak lama."
"Bukan hanya dengan FAN, tapi juga dengan kakak sulungnya. FAN sering melawan AS,” ungkap Ramlan dengan nada getir saat ditemui pada Rabu (17/12/2025).
Kematian FAN pun menyimpan banyak kejanggalan yang sulit dinalar secara awam.
Saat ditemukan, korban masih mengenakan helm berwarna merah muda (pink) yang tampak mencolok.
Hal ini justru memancing kecurigaan sang ayah yang mengenal betul barang-barang milik anaknya.
Menurut Ramlan, helm tersebut sama sekali bukan milik FAN.
Baca juga: Heboh Kasus Inses di Boyolali, Masih di Bawah Umur, Terbongkar saat Korban Merasa Tak Enak Badan
"Helm ini bukan punya anak saya. Helm tersebut diduga dibelikan baru di lokasi kejadian," ucapnya, menduga bahwa penggunaan helm itu adalah skenario untuk mengaburkan fakta.
Titik terang mulai muncul saat rekaman CCTV dari tempat kos korban dan sekitar lokasi kejadian diperiksa.
Sumber: Tribunnewsmaker.com
| Kasus Korupsi Chromebook Berlarut-larut, Sejak 2025 Persidangan Eks Menteri Nadiem Sering Diundur |
|
|---|
| Pengakuan Mengejutkan Joki UTBK Unesa, Akui Miskin hingga Rela Bantu Loloskan Masuk FK Kedokteran |
|
|---|
| Dikritik Karena Musnahkan Ikan Sapu-sapu Hidup Walkot Jaksel Mengalah, Bunuh Dulu Sebelum Dikubur |
|
|---|
| Gara-gara Uang Upah Panen, Bocah SMA Nekat Tusuk Petani Kopi hingga Tewas, Serahkan Diri ke Polisi |
|
|---|
| Terdakwa Korupsi Chromebook Sebut Kasusnya Dibuat-buat, Sudah Digeledah Sebelum Ditetapkan Saksi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Mahasiswi-Faradila-tewas-mengenaskan-diduga-dibunuh-kakak-ipar-Bripka-AS.jpg)