Berita Viral
Bertahan Hidup Selama Lebih dari 10 Tahun: Pria Ini Tinggal Tanpa Air dan Listrik
Tanpa Air, Tanpa Listrik: Kisah Pria yang Bertahan Lebih dari 10 Tahun di Flat Berantakan di Chinatown.
Editor: Tim TribunNewsmaker
Tanpa Air, Tanpa Listrik: Kisah Pria yang Bertahan Lebih dari 10 Tahun di Flat Berantakan di Chinatown.
Tribunnewsmaker - Selama lebih dari 10 tahun, seorang pria lanjut usia yang tinggal di kawasan Chinatown dilaporkan hidup tanpa listrik, air, dan gas di flat sewaan satu kamar miliknya. Kondisi hidupnya sangat memprihatinkan dan nyaris tidak tersentuh bantuan.
Baca juga: Lansia Hilang Ditemukan Selamat di Hutan Belantara Berkat Drone Pendeteksi Panas
Berikut kisah meprihatinkan seorang lansia hidup tanpa air dan listrik
Di dalam apartemen kecil tersebut, barang-barang menumpuk di dalam tas plastik dan memenuhi hampir seluruh ruang. Karena kondisi di dalam unit tidak layak huni, pria berusia 80-an tahun itu menghabiskan malamnya dengan tidur di lantai koridor, tepat di luar pintu apartemennya.
Kisah ini terungkap setelah dibagikan secara daring pada 23 Desember oleh organisasi nirlaba Keeping Hope Alive, yang kemudian turun tangan membantu membersihkan apartemen tersebut. Dalam unggahan Facebook mereka, para relawan mencatat bahwa waktu seakan berhenti bagi pria bernama Wong itu sebuah kalender tahun 2015 masih tergantung di dinding rumahnya.
Akibat terputusnya pasokan air, Wong mengaku tidak pernah mandi dan hanya mencuci wajah di toilet umum. Ia juga tidak memakai sepatu dan bahkan tidak ingat kapan terakhir kali menyikat gigi.
Wong telah tinggal di flat tersebut sejak 1979 dan membayar sewa yang sangat rendah, yaitu $35 per bulan, menurut laporan Shin Min Daily News. Namun, tidak dijelaskan mengapa layanan utilitas di unit tersebut diputus.
Saat ditanya bagaimana ia mengurus pakaiannya, Wong menjawab dengan tenang, “Saya berjalan saat hujan dan mengeringkan diri di bawah sinar matahari.”
Keeping Hope Alive menggambarkan unit tersebut sebagai tempat berkembang biaknya kecoa terbang, kadal, kelabang, dan kutu buku. Apartemen itu sama sekali tidak memiliki fasilitas dasar seperti tempat tidur, kompor, atau ketel air.
“Dia tidur di lantai koridor tepat di luar unitnya. Para tetangga sering berjalan melewati unitnya dengan cepat,” tulis organisasi tersebut, menggambarkan betapa tidak nyaman dan menyedihkannya situasi itu.
Pendiri Keeping Hope Alive, Fion Phua, mengatakan kepada Shin Min Daily News bahwa para relawan awalnya menemukan Wong saat melakukan kunjungan dari pintu ke pintu. Saat itu, ia menolak semua bantuan, termasuk makanan dan minuman.
Laporan menyebutkan bahwa Wong sebenarnya telah menerima bantuan jangka panjang dari pihak berwenang, dengan relawan yang rutin mengantarkan makanan. Namun, ia dikenal enggan menerima campur tangan orang lain dan telah terbiasa hidup dengan caranya sendiri.
Menurut Phua, para relawan menghabiskan banyak waktu untuk berbicara dan membangun kepercayaan sebelum Wong akhirnya bersedia menerima bantuan.
Kepada Shin Min, Wong bercerita bahwa ia dulu bekerja sebagai asisten di kedai kopi. Ia juga mengaku telah mengumpulkan barang-barang di rumahnya selama bertahun-tahun. Meski ingin membereskannya, ia tidak tahu harus meminta bantuan kepada siapa.
Proses pembersihan apartemen tersebut memakan waktu sekitar enam jam. Namun, hasilnya bukanlah ruangan yang penuh furnitur atau barang-barang berharga.
“Yang muncul akhirnya bukan perabot atau benda apa pun,” tulis Keeping Hope Alive.
“Hanya seorang pria tua yang kurus berdiri di sana dengan senyum yang sangat lebar.”
| Drama Memanas! Jusuf Kalla Terlanjur Sakit Hati, Rismon Sianipar Blak-blakan Ngaku Jadi Korban |
|
|---|
| Ditahan di Staltahmil Depok, Ini Kondisi 4 Prajurit TNI Tersangka Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus |
|
|---|
| Profil Dwi Yoga, Tangan Kanan Bupati Tulungagung Gatut Sunu yang Juga Kena OTT KPK: Penagih Setoran |
|
|---|
| Sosok Gatut Sunu, Bupati Tulungagung Kena OTT KPK Kasus Pemerasan, Dikenal Pengusaha Toko Bangunan |
|
|---|
| Detik-detik Bupati Gatut Sunu Wibowo & Pejabat Tulungagung Kena OTT KPK: 13 Orang Diperiksa Intensif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Lansia-hidup-10-tahun-tanpa-listrik-dan-air.jpg)