Breaking News:

Berita Viral

Momen Langka, Puluhan Paus yang Terancam Punah Muncul Bersamaan

Fenomena Langka, Puluhan Paus Terancam Punah Terlihat Sekaligus di Perairan Cape Cod.

Tayang:
People.com
Fenomena Langka, Puluhan Paus Terancam Punah Terlihat Sekaligus di Perairan Cape Cod. 

Fenomena Langka, Puluhan Paus Terancam Punah Terlihat Sekaligus di Perairan Cape Cod.

Tribunnewsmaker - Sejumlah besar paus yang sangat terancam punah baru-baru ini terlihat di perairan lepas Cape Cod, sebuah kejadian langka dengan jumlah yang belum pernah tercatat sebelumnya.

Baca juga: Fenomena Langka Menghebohkan Warga: Pohon Palem Unik di Rio de Janeiro Mekar Sekali Lalu Mati

seekor paus sikat.
seekor paus sikat. (People.com)

Berikut fenomena langka munculnya paus yang hampir punah

Center for Coastal Studies (CCS) mengumumkan bahwa sebanyak 33 paus sikat Atlantik Utara terpantau di Teluk Cape Cod selama survei udara yang dilakukan pada Sabtu, 10 Januari 2026. Penampakan ini menjadi perhatian besar para peneliti karena jumlahnya yang luar biasa.

Pengamat udara CCS, Ryan Schosberg, menjelaskan bahwa temuan tersebut kemungkinan merupakan jumlah paus sikat terbanyak yang pernah terlihat di teluk dalam satu hari pada bulan Januari. Ia juga mencatat bahwa perilaku paus-paus tersebut tergolong tidak biasa.

“Pada pengamatan di bulan Desember dan awal Januari, kami biasanya melihat paus dalam kelompok aktif di permukaan air,” kata Schosberg. “Namun dalam penerbangan hari Sabtu, hampir semua paus terlihat sedang mencari makan di perairan dangkal, tepat di bawah permukaan.”

Foto Wales kanan yang ditemukan oleh CCS.
Foto Wales kanan yang ditemukan oleh CCS. (Center for Coastal Studies)

Dengan penampakan terbaru ini, total paus sikat Atlantik Utara yang tercatat selama musim survei 2025–2026, yang dimulai sejak November, telah mencapai 54 ekor. Kelompok pertama yang terdiri dari 10 paus terdeteksi pada 5 Desember 2025.

Berdasarkan perkiraan populasi tahun 2024 dari North Atlantic Right Whale Consortium, jumlah paus sikat Atlantik Utara di seluruh dunia diperkirakan hanya 384 ekor. Artinya, lebih dari 8 persen dari total populasi global spesies ini terlihat hanya dalam satu hari survei pada 10 Januari 2026.

Di antara hampir tiga lusin paus yang diamati, terdapat beberapa individu yang sangat menarik perhatian peneliti. Salah satunya adalah paus berusia sekitar 45 tahun yang dalam 15 tahun terakhir hanya tercatat satu kali sebelumnya. Ada pula seekor anak paus yang sempat mengejutkan peneliti ketika pertama kali teridentifikasi pada musim survei sebelumnya di Teluk Cape Cod.

Sementara itu, New England Aquarium menyampaikan kepada CBS News bahwa para penelitinya juga melihat 23 paus sikat dalam dua penerbangan terpisah di selatan Nantucket, Massachusetts. Penampakan tersebut mendorong pihak berwenang untuk memberlakukan zona pembatasan kecepatan kapal di wilayah tersebut.

CCS menegaskan bahwa tabrakan dengan kapal merupakan salah satu ancaman terbesar bagi kelangsungan hidup paus sikat Atlantik Utara. Untuk mengurangi risiko ini, pembatasan kecepatan diberlakukan bagi kapal dengan panjang 65 kaki atau lebih di Teluk Cape Cod sejak 1 Januari 2026.

Mulai 1 Februari, pembatasan tambahan juga akan diterapkan bagi perahu kecil dan aktivitas alat tangkap ikan tetap, menurut CCS.

Selain itu, CCS mengingatkan bahwa mendekati paus sikat Atlantik Utara dalam jarak 500 yard tanpa izin penelitian federal adalah tindakan ilegal. Larangan ini berlaku bagi pengguna perahu, kayak, papan dayung, perenang, pesawat ringan, serta operator drone.

Paus sikat Atlantik Utara dikenal sebagai salah satu spesies paus paling langka di dunia, menurut New England Aquarium. Spesies ini telah terdaftar sebagai terancam punah berdasarkan Undang-Undang Spesies Terancam Punah Amerika Serikat sejak tahun 1970 dan dikategorikan Sangat Terancam Punah oleh Daftar Merah IUCN.

Meski menghadapi banyak ancaman, ada secercah harapan. Tahun lalu, North Atlantic Right Whale Consortium melaporkan bahwa populasi paus sikat Atlantik Utara meningkat sekitar 2,1 persen antara 2023 dan 2024. Temuan ini membuat para ahli tetap berhati-hati, namun optimis, terhadap peluang pemulihan populasi spesies langka tersebut di masa depan.

Tribunnewsmaker | People.com | Aleyda Salsa Sabillawati

Tags:
berita viralPausFenomena Langka
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved