Breaking News:

Insiden Pesawat ATR di Maros

Pesan Terakhir Dwi Murdiono Engineer Bogor Korban Pesawat ATR, Beber Perjalanan Dinas: Abi Berangkat

Inilah pesan terakhir Dwi Murdiono engineer Bogor korban pesawat ATR, beber perjalanan dinas: Abi berangkat ya

Tayang:
Dok./TribunBogor
KECELAKAAN PESAWAT - Pesan terakhir Dwi Murdiono untuk istri sebelum jatuhnya ATR 42-500 menjadi perpisahan memilukan. 

Ringkasan Berita:
  • Dwi Murdiono, engineer asal Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor menjadi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.
  • Beberapa jam sebelum pesawat nahas itu jatuh, Dwi masih sempat mengirim pesan singkat kepada Sinta.
  • Sang istri, Sinta Jayanti mengenang komunikasi terakhir dengan suaminya.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pesan terakhir dari Dwi Murdiono, engineer asal Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, yang menjadi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, kini menjadi perhatian publik.

Kisah tersebut terungkap dari penuturan sang istri, Sinta Jayanti, yang mengenang komunikasi terakhir dengan suaminya.

Beberapa jam sebelum pesawat nahas itu jatuh, Dwi masih sempat mengirim pesan singkat kepada Sinta.

Pesan itu awalnya dianggap sebagai komunikasi biasa dalam rutinitas tugas dinas.

Namun belakangan, chat tersebut disadari sebagai pamitan terakhir dari Dwi.

Dwi Murdiono diketahui menjadi satu dari 10 orang di dalam pesawat ATR 42-500 yang diduga mengalami kecelakaan setelah menabrak tebing Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Dalam penerbangan itu, Dwi menjalankan tugasnya sebagai engineer PT Indonesia Air Transport.

Sebelum berangkat, Dwi sempat menceritakan rencana perjalanan dinasnya kepada sang istri.

Ia mengabarkan bahwa perjalanannya cukup panjang karena harus berpindah kota.

Dwi berangkat dari Bogor, lalu singgah ke Semarang, sebelum melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta.

Setelah itu, ia dijadwalkan terbang ke Makassar pada Sabtu pagi.

Menurut Sinta, perjalanan tersebut dilakukan untuk keperluan patroli kelautan.

Baca juga: Unggahan Perpisahan Florencia Pramugari Korban Pesawat ATR 42-500, Ucapan Terakhirnya Disorot

KECELAKAAN PESAWAT - Pesan terakhir Dwi Murdiono untuk istri sebelum jatuhnya ATR 42-500 menjadi perpisahan memilukan.
KECELAKAAN PESAWAT - Pesan terakhir Dwi Murdiono untuk istri sebelum jatuhnya ATR 42-500 menjadi perpisahan memilukan. (Dok./TribunBogor)

"Suami saya berangkatnya dinas biasa buat patroli di kelautan gitu. Dia tapi berangkatnya dari Semarang, tapi ke Semarang berhenti dulu sampai jam 5 an, terus berangkat lagi ke Jogja. Terus nginep di Jogja, paginya jam 8 disuruh berangkat lagi, berangkat ke Makassar buat patroli," ungkap Sinta Jayanti.

Selain menceritakan rute perjalanan, Dwi juga sempat membahas rencana kepulangan bersama timnya.

Ia menyebut bahwa mereka akan kembali ke Jakarta setelah menyelesaikan tugas di Makassar.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Tags:
Dwi MurdionoPesawat ATR 42-500Bogor
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved