Breaking News:

Iran vs AS

Sibuk Serang Iran Lewat Udara, Hotel Prajurit AS di Irak Malah Diledakan saat Pasukan Kumpul Bersama

Detik-detik ledakan yang mengguncang sebuah hotel di Irak terekam kamera dan beredar luas di media sosial.

Tayang:
Editor: Candra Isriadhi

Ringkasan Berita:
  • Sebuah hotel di Erbil, Irak, yang disebut menjadi tempat menginap militer Amerika Serikat, meledak dan terekam dalam video yang beredar.
  • Media Iran, Press TV, melaporkan ledakan terjadi akibat serangan drone yang dilancarkan kelompok pemberontak Irak.
  • Hingga kini belum diketahui apakah ada korban dari pihak militer AS dalam insiden tersebut, dan belum ada pernyataan resmi terkait dampaknya.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Detik-detik ledakan yang mengguncang sebuah hotel di Irak terekam kamera dan beredar luas di media sosial.

Hotel tersebut disebut-sebut menjadi lokasi menginap militer Amerika Serikat (AS) di tengah memanasnya konflik Timur Tengah.

Dalam video yang dibagikan media nasional Iran, Press TV, terlihat jelas ledakan besar terjadi pada malam hari.

Kilatan cahaya disusul dentuman keras memecah suasana gelap, memicu kepanikan di sekitar lokasi.

PERANG IRAN AS - Kebakaran terjadi di Bandara Erbil di Irak utara menyusul ledakan saat sistem pertahanan udara melakukan operasi pencegahan intensif pada 1 Maret 2026.
PERANG IRAN AS - Kebakaran terjadi di Bandara Erbil di Irak utara menyusul ledakan saat sistem pertahanan udara melakukan operasi pencegahan intensif pada 1 Maret 2026. (Dok./aa.com.tr)

Serangan Drone ke Hotel di Erbil

Disebutkan bahwa kelompok pemberontak Irak melancarkan serangan menggunakan drone ke hotel yang menampung pasukan AS di Erbil, Irak.

Erbil atau Arbil merupakan kota yang berada di wilayah Kurdistan, Irak, dan dikenal sebagai salah satu pusat pemerintahan serta aktivitas internasional di kawasan tersebut.

Baca juga: Iran Berduka, Istri Khamenei Wafat Usai Koma 3 Hari, Puluhan Pejabat Tewas Usai Diserang AS-Israel

Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, yang dalam beberapa waktu terakhir melibatkan sejumlah negara besar.

Hingga saat ini, belum diketahui apakah terdapat korban dari pihak militer AS akibat ledakan tersebut. 

Belum ada pula pernyataan resmi dari otoritas Amerika Serikat terkait insiden itu.

Peristiwa ini kembali menambah daftar panjang serangan terhadap kepentingan AS di kawasan Timur Tengah, seiring konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

SERANG IRAN - Foto yang dirilis Pusat Komando AS (Centcom) menunjukkan peluncuran rudal Tomahawk dari sebuah kapal perusak mereka pada Sabtu (28/2/2026).
SERANG IRAN - Foto yang dirilis Pusat Komando AS (Centcom) menunjukkan peluncuran rudal Tomahawk dari sebuah kapal perusak mereka pada Sabtu (28/2/2026). (Tribunnews.com/Tangkap Layar/Khaberni)

Dimuat France24 wilayah otonom Kurdistan, Irak menjadi tempat bermarkasnya pasukan koalisi pimpinan AS.

Selain itu ibu kotanya, Erbil, merupakan lokasi kompleks konsulat AS yang besar, menjadikannya target perang di Timur Tengah, yang dipicu oleh serangan gabungan AS-Israel pada hari Sabtu terhadap Iran.

Selama beberapa hari, suara dentuman keras terdengar di Erbil karena pertahanan udara AS berulang kali mencegat drone.

Kelompok proksi Iran di kawasan itu juga bergabung dalam konflik untuk membela republik Islam, termasuk kelompok-kelompok bersenjata Irak.

Mereka bersumpah untuk tidak bersikap netral dan mengaku bertanggung jawab atas serangan pesawat tak berawak terhadap pangkalan-pangkalan AS di Irak.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Tags:
IranAmerika SerikatIsraelIrakperang israel iranperang as iran
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved