Berita Semarang
Talud Kali Silandak Semarang Ambrol, Jalanan Sekitar Amblas Parah, Warga Diimbau Hati-hati
Pemandangan mengerikan terlihat di bantaran Kali Silandak, tepatnya di Jalan Jembawan 1, Semarang.
Penulis: Candra Isriadhi
Editor: Candra Isriadhi
Ringkasan Berita:
- Jalan di bantaran Kali Silandak, Jalan Jembawan 1, Semarang amblas akibat talud sungai ambrol setelah hujan deras dan arus sungai mengikis tanah.
- Kerusakan cukup parah terjadi di dua titik, yakni longsornya talud sepanjang 20 meter dan amblasnya jalan hingga 50 meter dengan kedalaman 1,5 meter.
- Aparat melakukan peninjauan dan mengimbau warga tetap waspada serta menjauhi lokasi berbahaya meski masih ada warga yang nekat mendekat.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pemandangan mengerikan terlihat di bantaran Kali Silandak, tepatnya di Jalan Jembawan 1, Semarang.
Jalan yang biasa dilalui warga kini berubah menjadi lubang besar setelah mengalami ambles cukup parah.
Peristiwa ini ramai diperbincangkan setelah video dan foto kondisi lokasi beredar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @portalsemarang pada Rabu (6/5/2026).
Diketahui jalan tersebut amblas akibat talud penahan aliran sungai yang ambrol.
Diduga kuat, struktur tanah di bawah talud telah lama terkikis derasnya arus sungai yang meningkat akibat curah hujan tinggi.
Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Semarang sejak Selasa (5/5/2026) sore menjadi pemicu utama kejadian ini.
Baca juga: Ucapan Terakhir Nur Ainia Karyawati Kompas TV Korban Tewas Kereta Bekasi, Ingin Cuti Jauh: Diantar
Hujan deras dengan intensitas tinggi membuat aliran air sungai meluap dan mempercepat proses erosi tanah di sekitar bantaran.
Akibatnya, infrastruktur di Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat, mengalami kerusakan cukup parah.
Di lokasi kejadian, garis polisi telah dipasang untuk mencegah warga melintas di area berbahaya.
Namun ironisnya, masih terlihat sejumlah warga duduk santai di sekitar lokasi hanya untuk menyaksikan kondisi jalan yang amblas.
Padahal, tepat di depan mereka terdapat lubang besar yang sangat berisiko dan dapat membahayakan keselamatan.
Upaya penanganan pun langsung dilakukan aparat setempat.
Pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 10.15 WIB, Babinsa Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kundayani bersama Mulyadi turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan.
Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kondisi keamanan wilayah sekaligus mendata tingkat kerusakan yang terjadi.
Berdasarkan hasil laporan di lapangan, terdapat dua titik kerusakan fatal di wilayah RW 01.
Sumber: Tribunnewsmaker.com
| Talud Kali Silandak Semarang Ambrol, Jalanan Sekitar Amblas Parah, Warga Diimbau Hati-hati |
|
|---|
| Jalur Rawan Ngaliyan Semarang Kembali Memakan Korban, 1 Orang Tewas Usai Kecelakaan Maut di BSB City |
|
|---|
| Pemkot Semarang Heran Ada Rumah Warga Gunungpati yang Kena Longsor, Padahal Masih Zona Permukiman |
|
|---|
| Kengerian Bus PO Haryanto Tabrakan dengan Truk di Tol Tembalang Semarang, Kendaraan Sampai Melintang |
|
|---|
| Semarang Night Carnival Batal Mendadak, Wali Kota Minta Maaf ke Masyarakat, Hujan Jadi Biang Kerok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/kondisi-talut-bantaran-Kali-Silandak-tepatnya-di-Jalan-Jembawan-1-Semarang.jpg)