Berita Viral
Kata-kata Josepha Peserta LCC 4 Pilar MPR Usai Ketemu Wapres Gibran: Kami Dapat Tips Public Speaking
Polemik penilaian dalam final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat akhirnya mendapat respons langsung dari pimpinan MPR RI.
Editor: Candra Isriadhi
Ringkasan Berita:
- Ahmad Muzani memastikan final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat akan diulang dengan pengawasan langsung pimpinan MPR.
- Kontroversi muncul karena tim SMA Negeri 1 Pontianak dianggap menjawab benar tetapi diberi minus lima, sementara jawaban serupa dari kelompok lain justru mendapat nilai 10.
- Gibran Rakabuming Raka bertemu dengan para peserta dari SMAN 1 Pontianak di Istana Wapres dan memberikan motivasi serta tips public speaking.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Polemik penilaian dalam final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat akhirnya mendapat respons langsung dari pimpinan MPR RI.
Setelah ramai menjadi sorotan publik dan menuai kritik dari masyarakat, MPR memastikan pelaksanaan final lomba tersebut akan digelar ulang dengan sistem pengawasan yang lebih ketat.
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pihaknya mendengar berbagai masukan dan evaluasi terkait dugaan ketidakadilan dalam proses penilaian lomba.
Fokus utama dari hasil pertemuan dan evaluasi itu adalah memastikan seluruh peserta mendapatkan penilaian yang adil dan objektif.
Muzani memastikan final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat akan diulang dan diawasi langsung oleh pimpinan MPR RI.
Tak hanya itu, dewan juri yang bertugas nantinya juga berasal dari pihak independen guna menghindari polemik serupa terulang kembali.
Baca juga: Polemik Lomba Cerdas Cermat, Disdik Kalbar Sebut Speaker Error, MPR Minta Maaf & Nonaktifkan Juri
Keputusan ini disambut positif oleh banyak pihak, terutama para peserta dan masyarakat yang sejak awal menyoroti kontroversi penilaian terhadap tim SMA Negeri 1 Pontianak.
Sebelumnya, publik dibuat heboh setelah muncul dugaan ketidakadilan dalam penilaian lomba.
Saat itu, tim dari SMA Negeri 1 Pontianak disebut telah memberikan jawaban yang benar, namun justru dinyatakan salah oleh dewan juri dan dikenai pengurangan poin sebesar minus lima.
Yang membuat polemik semakin memanas, pertanyaan yang sama kemudian diberikan kepada kelompok lain.
Kelompok tersebut memberikan jawaban serupa, tetapi justru memperoleh nilai 10 dari juri.
Peristiwa itu viral di media sosial dan memicu gelombang dukungan kepada peserta dari SMA Negeri 1 Pontianak, termasuk siswi bernama Josepha Alexandra atau Ocha yang menjadi sorotan publik.
Di tengah perhatian publik terhadap kasus tersebut, Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, turut mengundang para peserta dari SMA Negeri 1 Pontianak ke Istana Wakil Presiden di Jakarta.
Pertemuan yang berlangsung pada siang hari itu menjadi momen penting bagi Josepha dan rekan-rekannya.
Baca juga: Disalahkan Juri Cerdas Cermat, Josepha Alexandra Kini Bernasib Mujur, Dapat Beasiswa S1 ke Tiongkok
Dalam pertemuan tersebut, Gibran memberikan motivasi serta berbagai masukan agar para siswa tetap semangat meraih prestasi.
Sumber: Kompas TV
| Sosok Adela Kanasya Adies Putri Adies Kadir yang Gantikan Ayah Sebagai Anggota DPR, Karir Mentereng |
|
|---|
| Hasil Pertemuan Trump dan Xi Jinping, Presiden China Berharap Jadi Mitra AS Bukan Malah Saingan |
|
|---|
| Kelanjutan Kasus Pembunuhan Haji Sahroni Sekeluarga di Indramayu, Muncul Nama Baru Diduga Pelaku |
|
|---|
| Josepha Peserta LCC 4 Pilar MPR Dapat Wejangan Usai Bertemu Wapres, Ocha: Jadi Semangat Bagi Kami |
|
|---|
| Tipu Daya Kiai Cabul Pati ke Warga Wonogiri, Mengaku 'Samsuri' Berniat Jalani Tirakat di Petilasan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Josepha-Alexandra-atau-Ocha-kanan-siswi-SMA-Negeri-1-Pontianak.jpg)