Berita Viral
Pesan Terakhir Mahasiswi Unhas Sebelum Ditemukan Tewas di Dekat Kampus: 'Tolong Temuin Aku'
Kasus kematian mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) berinisial PJT (19) kini semakin menjadi sorotan publik.
Editor: Candra Isriadhi
Ringkasan Berita:
- Sebelum ditemukan meninggal dunia, mahasiswi Unhas berinisial PJT (19) sempat mengirim voice note WhatsApp kepada temannya yang kini beredar luas di media sosial dan WhatsApp.
- Dalam pesan suara tersebut, korban mengungkapkan kondisi emosionalnya dan meminta temannya mencarinya di belakang parkiran gedung Arsitektur karena ia mengisyaratkan akan melakukan tindakan nekat.
- Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban dengan mendalami barang bukti dan keterangan para saksi.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kasus kematian mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) berinisial PJT (19) kini semakin menjadi sorotan publik.
Sebelum ditemukan meninggal dunia di area Kampus Teknik Unhas, korban ternyata sempat mengirim pesan suara atau voice note WhatsApp kepada temannya.
Rekaman suara tersebut kini beredar luas di WhatsApp dan membuat publik ikut prihatin atas kondisi yang dialami korban sebelum meninggal dunia.
Dalam voice note itu, korban terdengar berbicara dengan nada terbata-bata sambil mengungkapkan kondisi emosional yang sedang dirasakannya.
"Kalau misalnya kamu dengar voice note ini, ada kemungkinan besar aku gak ada," ucap mahasiswi tersebut sembari terbata-bata.
Tak lama kemudian, korban juga meminta temannya untuk mencarinya di area belakang parkiran gedung Arsitektur.
"Tolong temuin aku di belakang parkiran Arsi (Arsitek) bawa aku pulang karena mungkin saja aku bakal lompat dan badan ku akan ada di sana," ucapnya.
Baca juga: Polemik Lomba Cerdas Cermat, Disdik Kalbar Sebut Speaker Error, MPR Minta Maaf & Nonaktifkan Juri
Korban bahkan sempat meminta temannya untuk menghubungi seseorang bernama Tila agar dirinya bisa dibawa pulang.
"Mungkin kalau misalnya telepon Tila bawa aku pulang gitu, ngak tahu deh," sambung almarhumah.
Dalam pesan suara tersebut, korban juga mengaku telah mengalami banyak hal dalam hidupnya hingga akhirnya mengambil keputusan tersebut.
"Banyak hal terjadi dan keputusan itu akhiri semua ini purley ada keputusan ku sendiri tolong jangan menyalahin kamu sendiri, masalah ini dan makasih sudah temenin aku sampai dititik ini," katanya.
Sementara itu, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kematian mahasiswi tersebut.
Sejumlah barang bukti serta keterangan saksi kini masih didalami untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian yang menewaskan korban.
Kanit Resmob Satreskrim Polres Gowa, Ipda Andi Muhammad Alfian mengaku pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Olah TKP polisi dilakukan setelah menerima informasi penemuan mayat mahasiswi tersebut.
Sumber: Tribun Timur
| Kronologi 1 Jemaah Haji Indonesia Hilang di Makkah, Keluar Hotel saat Sepi Tanpa Kartu Identitas |
|
|---|
| Sosok Citra Margaretha Pengusaha Utangi Sugiri Sancoko saat Pilkada, Dicicil Rp1 M: Bunga Rp100 Juta |
|
|---|
| Fakta Model Mengaku Dibegal di Kebon Jeruk, Ternyata Iseng, Polisi: Bukan Korban Tindakan Kriminal |
|
|---|
| Pembakar Mobil Kades Hoho Alkaf Kesal Telat Digaji & Iri Lihat Kemewahan, Korban: Cari Dalangnya |
|
|---|
| Penyebab Pelaku Nekat Bakar Mobil Kades Hoho Terungkap, Mengaku Begitu Dendam dengan Kepala Desa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/sosok-mahasiswi-unhas-tewas-di-belakang-gedung.jpg)