Breaking News:

Berita Viral

Pesan Terakhir Mahasiswi Unhas Sebelum Ditemukan Tewas di Dekat Kampus: 'Tolong Temuin Aku'

Kasus kematian mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) berinisial PJT (19) kini semakin menjadi sorotan publik.

Tayang:
Editor: Candra Isriadhi
YouTube/Tribun Timur
KEMATIAN MAHASISWI - Sosok mahasiswi Unhas tewas di belakang gedung. 

Ringkasan Berita:
  • Sebelum ditemukan meninggal dunia, mahasiswi Unhas berinisial PJT (19) sempat mengirim voice note WhatsApp kepada temannya yang kini beredar luas di media sosial dan WhatsApp.
  • Dalam pesan suara tersebut, korban mengungkapkan kondisi emosionalnya dan meminta temannya mencarinya di belakang parkiran gedung Arsitektur karena ia mengisyaratkan akan melakukan tindakan nekat.
  • Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban dengan mendalami barang bukti dan keterangan para saksi.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kasus kematian mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) berinisial PJT (19) kini semakin menjadi sorotan publik.

Sebelum ditemukan meninggal dunia di area Kampus Teknik Unhas, korban ternyata sempat mengirim pesan suara atau voice note WhatsApp kepada temannya.

Rekaman suara tersebut kini beredar luas di WhatsApp dan membuat publik ikut prihatin atas kondisi yang dialami korban sebelum meninggal dunia.

MAHASISWI UNHAS - Suasana saat Tim Dokpol Polda Sulsel mengevakuasi jasad mahasiswi Teknik Unhas berinisial PJT (19) dari rumah duka di Jalan Agussalim, Kecamatan Somba Opu, Gowa untuk divisum di RS Bhayangkara Makassar, Senin (18/5/2026) malam.
MAHASISWI UNHAS - Suasana saat Tim Dokpol Polda Sulsel mengevakuasi jasad mahasiswi Teknik Unhas berinisial PJT (19) dari rumah duka di Jalan Agussalim, Kecamatan Somba Opu, Gowa untuk divisum di RS Bhayangkara Makassar, Senin (18/5/2026) malam. (Tribun Timur/Sayyid Zulfadli)

Dalam voice note itu, korban terdengar berbicara dengan nada terbata-bata sambil mengungkapkan kondisi emosional yang sedang dirasakannya.

"Kalau misalnya kamu dengar voice note ini, ada kemungkinan besar aku gak ada," ucap mahasiswi tersebut sembari terbata-bata.

Tak lama kemudian, korban juga meminta temannya untuk mencarinya di area belakang parkiran gedung Arsitektur.

"Tolong temuin aku di belakang parkiran Arsi (Arsitek) bawa aku pulang karena mungkin saja aku bakal lompat dan badan ku akan ada di sana," ucapnya.

Baca juga: Polemik Lomba Cerdas Cermat, Disdik Kalbar Sebut Speaker Error, MPR Minta Maaf & Nonaktifkan Juri

Korban bahkan sempat meminta temannya untuk menghubungi seseorang bernama Tila agar dirinya bisa dibawa pulang.

"Mungkin kalau misalnya telepon Tila bawa aku pulang gitu, ngak tahu deh," sambung almarhumah.

Dalam pesan suara tersebut, korban juga mengaku telah mengalami banyak hal dalam hidupnya hingga akhirnya mengambil keputusan tersebut.

"Banyak hal terjadi dan keputusan itu akhiri semua ini purley ada keputusan ku sendiri tolong jangan menyalahin kamu sendiri, masalah ini dan makasih sudah temenin aku sampai dititik ini," katanya.

KEMATIAN MAHASISWI - Aparat gabungan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait tewasnya seorang mahasiswi yang diduga lompat dari balkon lantai 4 kampusnya. Senin, (18/5/2026).
KEMATIAN MAHASISWI - Aparat gabungan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait tewasnya seorang mahasiswi yang diduga lompat dari balkon lantai 4 kampusnya. Senin, (18/5/2026). (KOMPAS.com/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T)

Sementara itu, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kematian mahasiswi tersebut.

Sejumlah barang bukti serta keterangan saksi kini masih didalami untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian yang menewaskan korban.

Kanit Resmob Satreskrim Polres Gowa, Ipda Andi Muhammad Alfian mengaku pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Olah TKP polisi dilakukan setelah menerima informasi penemuan mayat mahasiswi tersebut. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Tags:
mahasiswi tewasUnhaskematian mahasiswi
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved