Berita Viral
Imbas Lonjakan Harga Pertamax, Warga Padang Sumbar Siapkan Langkah Hemat: Tinggalkan BBM Non-Subsidi
Lonjakan harga Pertamax membuat warga Padang mulai hemat dan beralih ke BBM bersubsidi hemat ketat
Editor: Eri Ariyanto
Ringkasan Berita:
- Harga Pertamax di Sumatera Barat naik hingga Rp17 ribu per liter dan memicu perubahan perilaku konsumsi masyarakat.
- Sebagian warga Kota Padang mulai beralih ke Pertalite karena lebih murah meski harus menghadapi antrean.
- Sementara itu, sebagian lainnya tetap menggunakan Pertamax sambil mengurangi mobilitas untuk menekan pengeluaran BBM.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax kembali menjadi sorotan utama masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Sumatera Barat.
Di tengah tekanan ekonomi yang masih belum sepenuhnya pulih, lonjakan harga ini langsung berdampak pada pola konsumsi energi warga.
Di Kota Padang, masyarakat mulai merasakan beban tambahan akibat meningkatnya biaya transportasi harian.
Sejumlah pengendara kendaraan pribadi mengaku harus mulai menghitung ulang pengeluaran agar tetap bisa bertahan dalam kondisi harga yang naik.
Tidak sedikit warga yang kini mempertimbangkan untuk beralih dari BBM non-subsidi ke BBM bersubsidi sebagai langkah penghematan.
Perubahan perilaku konsumsi ini terlihat dari meningkatnya antrean di sejumlah SPBU yang menyediakan bahan bakar bersubsidi.
Pelaku usaha transportasi juga mulai menyesuaikan tarif demi menutup biaya operasional yang terus meningkat.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan efek domino terhadap harga kebutuhan pokok jika tren kenaikan terus berlanjut.
Pemerintah daerah dan pihak terkait pun didorong untuk mencari solusi agar dampak kenaikan harga BBM tidak semakin meluas.
Di tengah situasi ini, masyarakat dituntut untuk lebih bijak dalam mengatur penggunaan kendaraan dan konsumsi bahan bakar sehari-hari.
Baca juga: Efek Rupiah Anjlok Mulai Terasa, Harga Bahan Bangunan di Nunukan Melonjak Tajam, Cat Naik 70 Persen
Seperti diketahui, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax 92, membuat sejumlah konsumen mulai bersiap pindah ke Pertalite, Rabu (10/6/2026).
Diketahui per hari ini, terjadi kenaikan harga Pertamax 92 di Sumbar dari Rp12.900 menjadi Rp17 ribu per liter.
Kenaikan harga yang mencapai 31 persen ini membuat para konsumen mulai mengambil ancang-ancang untuk beralih ke BBM Subsidi jenis Pertalite.
Saat ini harga BBM subsidi jenis Pertalite masih Rp10 ribu per liter atau 70 persen lebih murah dari harga Pertamax 92.
Pengguna BBM jenis Pertamax, Teguh, mengatakan berencana akan beralih ke Pertalite jika memang kondisi keuangannya tidak lagi memungkinkan.
| Penampakan Bupati Muara Enim Edison Pakai Rompi Tahanan KPK, Pilih Bungkam saat Ditanya Wartawan |
|
|---|
| Wagub Jatim Emil Dardak Bongkar Kendala Dana MBG yang Tak Cair: Salah Satunya soal Administrasi |
|
|---|
| Terseret Kasus Suap Bea Cukai! Raffi Ahmad Langsung Gandeng Hotman Paris, Bantah Keras: Itu Fitnah |
|
|---|
| Bak Pertanda Terakhir, Ibunda Elmi Puji Kecantikan Putrinya Sebelum Jatuh di Apparalang Bulukumba |
|
|---|
| Sherly Tjoanda Buka-bukaan di DPR! Anggaran Seret: Gaji PPPK Terancam Tak Terbayar hingga Akhir 2026 |
|
|---|