Berita Bandung
Hadapi Kenaikan Harga BBM, Walikota Bandung Farhan Ambil Langkah Mengejutkan: Efisiensi Operasional
Harga BBM naik, Wali Kota Bandung lakukan efisiensi besar-besaran, ASN diwajibkan carpool.
Penulis: Eri Ariyanto
Editor: Eri Ariyanto
Ringkasan Berita:
- Kenaikan harga BBM mendorong Pemkot Bandung mengambil langkah efisiensi dengan mengimbau ASN menggunakan carpool dan mengurangi kendaraan pribadi.
- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan juga akan memangkas anggaran makan-minum serta perjalanan dinas untuk menekan biaya operasional.
- Langkah ini dilakukan agar beban pengeluaran pemerintah dan masyarakat tidak semakin berat di tengah kenaikan harga energi.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas anggaran dan pelayanan publik.
Menyikapi kondisi tersebut, Wali Kota Bandung mengambil langkah yang dinilai cukup mengejutkan dengan menerapkan berbagai kebijakan efisiensi operasional di lingkungan pemerintahan.
Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya menekan lonjakan pengeluaran akibat meningkatnya biaya transportasi dan operasional harian.
Salah satu langkah yang diterapkan adalah mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menggunakan sistem carpool atau berbagi kendaraan saat menjalankan tugas kedinasan.
Selain itu, anggaran untuk makan dan minum dalam kegiatan pemerintahan juga dipangkas guna menghemat belanja daerah.
Pemerintah Kota Bandung turut melakukan penyesuaian terhadap anggaran perjalanan dinas yang dianggap tidak terlalu mendesak.
Langkah efisiensi tersebut diharapkan mampu menjaga kesehatan fiskal daerah tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Wali Kota Bandung menegaskan bahwa penghematan harus dimulai dari internal pemerintahan sebelum membebankan masyarakat dengan kebijakan lain.
Kebijakan ini pun menjadi sorotan karena dinilai sebagai respons cepat terhadap dampak kenaikan harga BBM yang mulai dirasakan berbagai sektor.
Di tengah tekanan ekonomi yang meningkat, langkah efisiensi operasional tersebut diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan anggaran yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Baca juga: SPPG Sukomulyo Lamongan Mandek, Bangunan Dijual Rp 1,5 M Karena Utang: Masalah Internal Keluarga
Seperti diketahui, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, meminta semua aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bandung tidak menggunakan kendaraan pribadi saat berangkat ke kantor setelah harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax naik.
Seperti diketahui, BBM jenis Pertamax yang asalnya hanya Rp 12.300 per liter naik menjadi Rp 16.250 per liter. Sedangkan Pertamax Green 95 yang awalnya Rp 12.900 per liter naik menjadi Rp 17.000 per liter.
Farhan mengatakan, dengan kenaikan harga BBM itu efisiensi operasional menjadi sangat penting bagi semua pegawai Pemkot Bandung agar biaya yang dikeluarkan setiap hari untuk BBM tidak terlalu tinggi.
"Saya berpikir mungkin betul-betul nih, kita akan paksa minimal para pegawai Pemkot datang ke kantor tidak dengan kendaraan pribadi gitu. Atau kalaupun kendaraan pribadi, kita bikin carpool," ujarnya saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, kenaikan harga BBM tersebut dipicu oleh supply and demand. Ketika demand tidak pernah turun, maka supply akan turun naik dan kondisi tersebut diperparah dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang terus melemah.
| Inflasi Kota Bandung Meroket Jadi yang Tertinggi di Jabar, Wali Kota Farhan Bongkar Faktor Pemicunya |
|
|---|
| Puluhan Titik di Kota Bandung Terancam Kekurangan Air Bersih, Risiko Gangguan Kesehatan Mengintai |
|
|---|
| Aksi Brutal Begal di Antapani Bandung, Kepala Korban Dibacok, Pelaku Gasak Motor dan Uang Jutaan |
|
|---|
| Modus Tak Lazim di Lapas Banceuy Bandung, Sabu Disembunyikan di Area Sensitif Pria: Terendus Petugas |
|
|---|
| Aksi Sadis Begal iPhone di Gedebage Bandung, Korban Diserang dan Wajahnya Disiram Cairan Aromaterapi |
|
|---|