Seputar Solo Raya
Harga Pertamax Naik Drastis, Pemkab Klaten Kampanyekan Gerakan Hemat Energi, Kalau Perlu Naik Bus
Harga Pertamax naik, Pemkab Klaten mulai berhemat, Bupati Hamenang instruksikan efisiensi kendaraan dinas.
Editor: Candra Isriadhi
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya Pertamax, mulai dirasakan dampaknya oleh pemerintah daerah.
Salah satunya terjadi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Menyikapi kenaikan harga tersebut, Pemerintah Kabupaten Klaten mulai menerapkan langkah efisiensi dalam penggunaan kendaraan operasional milik organisasi perangkat daerah (OPD).
Kebijakan penghematan itu disampaikan langsung oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, usai mengikuti kunjungan kerja Program Sambung Rasa di Desa Ceporan, Kecamatan Gantiwarno, Klaten, Rabu (10/6/2026).
Menurut Hamenang, kondisi saat ini mengharuskan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk lebih bijak dalam menggunakan anggaran, termasuk biaya operasional transportasi dinas.
"Ya, kita harus berhemat, berefisiensi. Maka, kepala OPD kita ringkas-ringkas transportasinya," ujarnya.
Baca juga: 3 Perusahaan Giorgio Antonio Pacar Sarwendah yang Ngaku CEO, Jual Parfum Lokal, Ada yang Bangkrut
Ia menjelaskan, efisiensi dilakukan dengan mengoptimalkan penggunaan kendaraan dinas agar pengeluaran untuk bahan bakar dapat ditekan.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat kenaikan harga BBM berpotensi meningkatkan beban biaya operasional pemerintah daerah.
Kebijakan penghematan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga efektivitas penggunaan anggaran daerah di tengah meningkatnya biaya transportasi.
Sementara itu, berdasarkan penyesuaian harga terbaru yang mulai berlaku sejak 10 Juni 2026, harga BBM Pertamina mengalami perubahan pada sejumlah produk non-subsidi.
Berikut daftar harga BBM Pertamina terbaru per 11 Juni 2026 untuk wilayah Jawa:
- Pertalite: Rp 10.000 per liter
- Pertamax: Rp 16.250 per liter
- Pertamax Green 95: Rp 17.000 per liter
- Pertamax Turbo: Rp 20.750 per liter
- Biosolar Subsidi: Rp 6.800 per liter
- Dexlite: Rp 23.000 per liter
- Pertamina Dex: Rp 24.800 per liter
Kenaikan terbesar terjadi pada Pertamax yang naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter.
Sementara Pertamax Green 95 juga mengalami kenaikan dari Rp 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter.
Harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap tidak mengalami perubahan.
Dengan adanya kenaikan harga BBM tersebut, sejumlah pemerintah daerah mulai melakukan penyesuaian kebijakan operasional guna menjaga efisiensi anggaran, termasuk yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Klaten melalui pembatasan dan pengoptimalan penggunaan kendaraan dinas.
Sumber: Tribun Solo
| Harga Pertamax Naik Drastis, Pemkab Klaten Kampanyekan Gerakan Hemat Energi, Kalau Perlu Naik Bus |
|
|---|
| Sehari-hari Jadi Buruh Tani, Tak Disangka Ternyata Operator Thresher di Sragen Tega Habisi Bocah SD |
|
|---|
| Tak Hanya Bilqis Sragen, Suparman Juga Pernah Habisi Perempuan hingga Waria, Begini Rekam Jejaknya |
|
|---|
| Sosok Suparman Pria Paruh Baya yang Tega Habisi Bocah SD di Sragen Secara Keji, Ternyata Residivis |
|
|---|
| Pertamax Naik, Pengendara di Solo Berharap Harga Segera Turun, Ogah Ganti Pertalite: Perlu Evaluasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Sejumlah-warga-memilih-beralih-ke-Pertalite-meski-harus-rela-mengantre-lebih-lama-di-SPBU.jpg)