Seputar Solo Raya
Imbas Kenaikan BBM Pertamax, Antrean Panjang Pertalite Mengular di SPBU Solo, Klaten hingga Wonogiri
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di SPBU Solo Raya, Driver Ojol Pilih Bertahan
Editor: Candra Isriadhi
Ringkasan Berita:
- Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter memicu antrean panjang Pertalite di sejumlah SPBU Solo Raya.
- Di SPBU Danguran, Klaten, antrean Pertalite mengular, sementara jalur Pertamax relatif sepi.
- Pengemudi ojek online memilih tetap membeli Pertalite karena harga Pertamax dinilai terlalu mahal.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter mulai menimbulkan dampak di berbagai wilayah Solo Raya.
Sejumlah SPBU di Kota Solo, Klaten, Sukoharjo, Boyolali, hingga Wonogiri dilaporkan mengalami lonjakan antrean kendaraan yang hendak mengisi BBM subsidi jenis Pertalite.
Pemandangan antrean panjang terlihat di sejumlah titik pengisian BBM.
Salah satunya di SPBU Desa Danguran, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten.
Sejak siang hari, antrean sepeda motor tampak mengular di area pengisian Pertalite.
Bahkan, tiga baris kendaraan terlihat memenuhi jalur pengisian BBM subsidi tersebut.
Baca juga: Mengenang Olivia Dewi, Model Meninggal Kecelakaan Nissan Juke, Ternyata Kakak Aktor, Ziarah ke Makam
Berbeda dengan kondisi di jalur Pertalite, area pengisian Pertamax justru terlihat relatif lengang dan tidak dipadati kendaraan seperti biasanya.
Kondisi ini diduga menjadi dampak langsung dari melonjaknya harga Pertamax yang membuat sebagian masyarakat memilih beralih ke Pertalite demi menghemat pengeluaran harian.
Salah seorang pengemudi ojek online, Rijal, mengaku kini lebih memilih mengantre Pertalite dibanding membeli Pertamax yang harganya dinilai semakin memberatkan.
"Ya biasa, kalau Pertalite kan antri. Tapi ya kalau saat ini kan Pertamax naik, jadi agak panjang," ujarnya.
Rijal mengatakan, sebelum terjadi kenaikan harga, dirinya kerap membeli Pertamax ketika antrean Pertalite terlalu panjang.
Namun kini, pilihan tersebut tidak lagi mudah dilakukan karena selisih harga yang cukup besar.
"Wah kalau beli Pertamax ya berat, saya baru keluar belum banyak orderan," jelasnya.
Baca juga: 3 Perusahaan Giorgio Antonio Pacar Sarwendah yang Ngaku CEO, Jual Parfum Lokal, Ada yang Bangkrut
Sebagai pengemudi ojek online yang mengandalkan kendaraan untuk bekerja setiap hari, biaya bahan bakar menjadi salah satu pengeluaran utama yang harus diperhitungkan.
Tak heran jika banyak pengendara kini rela mengantre lebih lama demi mendapatkan Pertalite dengan harga yang lebih terjangkau dibanding Pertamax.
Sumber: Tribun Solo
| Imbas Kenaikan BBM Pertamax, Antrean Panjang Pertalite Mengular di SPBU Solo, Klaten hingga Wonogiri |
|
|---|
| Kabar Baik! Meski Harga BBM Pertamax Naik, Warga Solo Masih Bisa Nikmati Bis Kota dengan Tarif Murah |
|
|---|
| 5 Rumah Makan Keluarga di Karanganyar Konsep Pendopo, Bale Branti Kemuning Resto hingga Alas Roso |
|
|---|
| Liburan Seru di Solo Baru, Ada Ice Skating di The Park Mall, 12 Juni-26 Juli 2026, Ada Diskon Siswa |
|
|---|
| 5 Tempat Makan Favorit di Sukoharjo Jateng, Ada We Land Sunrise View dan Gubug Makan Apung Suramadu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Sejumlah-warga-memilih-beralih-ke-Pertalite-meski-harus-rela-mengantre-lebih-lama-di-SPBU.jpg)