Kisah Bu Tien Hadapi Pembunuh Bayaran yang Incar Soeharto, Pelaku Nyamar Jadi Anak Sang Suami

Bu Tien sempat menghadapi sosok pembunuh bayaran yang mengincar Soeharto, curiga saat melihat gelagat pelaku.

Kisah Bu Tien Hadapi Pembunuh Bayaran yang Incar Soeharto, Pelaku Nyamar Jadi Anak Sang Suami
Kolase TribunNewsmaker - historia.id/WIKIMEDIA.ORG
Soeharto dan Bu Tien 

Mengetahui suaminya dalam keadaan bahaya, Bu Tien tentu merasa tak tenang.

Ia kerap was-was karena Soeharto rawan dibunuh setelah mengisi jabatan yang ditinggalkan Ahmad Yani.

Hal tersebut tertuang dalam buku Siti Hartinah Soeharto Ibu Utama Indonesia.

Soekarno diapit dua jenderal AD, AH Nasution (kiri) dan Soeharto (kanan) ketika bertemu di Istana Merdeka tahun 1966
Soekarno diapit dua jenderal AD, AH Nasution (kiri) dan Soeharto (kanan) ketika bertemu di Istana Merdeka tahun 1966 (Tribun Jakarta)

Melansir dari Sosok.id, hari itu, Tien Soeharto tengah menemani Tommy Soeharto yang dirawat di rumah sakit.

Tien kalut ketika tak mendapat kabar dari sang suami.

Akhirnya, ia memutuskan untuk pulang ke rumah.

Hal tersebut dilakukan Tien Soeharto secara nekat.

"Maka saya nekad saja untuk pulang karena saya gelisah dan tidak betah lebih lama di rumah sakit.

Saya pikir, nanti kalau terjadi hal-hal yang lebih gawat anak-anak di rumah, saya di RS, nanti saya tidak bisa berbuat apa-apa." tulis Bu Tien dalam buku otobiografinya.

Kemudian, Tien Soeharto membawa Tommy pulang ke rumah diantar adik Soeharto, Probosutedjo dan ajudan yang bernama Wahyudi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Desi Kris
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved