Mertuanya Meninggal karena Corona, Pria Ini Tak Terima & Nekat Pukuli 2 Dokter hingga Patah Tulang
Seorang pria tega memukuli dua orang dokter di China. Ia tak terima dipukuli 2 dokter hingga patah tulang.
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seorang pria tega memukuli dua orang dokter di China.
Pria tersebut tidak terima setelah mendapati mertuanya meninggal dunia karena virus corona.
Ia yang merasa terpukul tidak bisa mengendalikan emosinya.
Pria tersebut langsung melakukan tindakan tidak pantas pada tenaga medis.
Ia merobek jas hazmat juga masker wajah yang dikenakan dokter tersebut.
Pria itu juga memukuli dua dokter yang sudah berusaha menangani pasien virus corona.
Dua dokter yang menjadi korban pemukulan pun terluka parah.
Tak hanya memar-memar di bagian tubuhnya, melainkan juga mengalami patah tulang.
Bahkan akibat pemukulan itu, dokter harus mengenakan gips.
Dilansir dari Beijing Youth Daily via Daily Mail, pelaku diduga tidak terima menerima kenyataan bahwa ayah mertuanya meninggal dunia karena serangan virus Corona yang menyebar dengan cepat.

• Puluhan Perawat yang Tangani Virus Corona di Wuhan Memotong Rambut Panjang Mereka, Alasannya Haru
Seorang perawat mengatakan kepada wartawan bahwa jas hazmat para dokter telah dianiaya oleh sang pelaku.
Ia juga menyampaikan jika tidak bisa memastikan kapan korban penyerangan itu bisa kembali bekerja.
Dalam kasus ini, ia berharap masyarakat bisa lebih memperhatikan wabah virus Corona dari pada serangan tersebut.
Biro keamanan publik, Distrik Qiaokou di Wuhan mengatakan dalam sebuah pernyataannya bahwa sang pelaku sangat emosiaonal hingga memukuli para dokter di bagian kepala juga leher.
Kini polisi berhasil menangkap dan menangankan pelaku yang diketahui bernama Ke.